BALIKPAPAN, suarabalikpapan.com–Ribuan jemaat memadati Gedung Kesenian Balikpapan (GKB) dalam Perayaan Paskah 2025 yang digelar oleh Kerukunan Keluarga Minahasa Selatan (KKMS) Kota Balikpapan, Jumat (25/4/2025) pukul 17.00 WITA.
Ibadah Paskah kali ini mengangkat tema “Karya Terbesar dalam Hidupku” dengan subtema “Marilah Sehati Sepikir dalam Kebersamaan”, yang terinspirasi dari kitab Roma 12:16.
Acara dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan organisasi, di antaranya perwakilan Wali Kota Balikpapan Elizabeth Lumbantoruan, anggota DPRD Balikpapan Nelly Turuallo, Ketua Umum KKMS Balikpapan Don Roy Rengkung, Ketua Panitia Paskah Denny Pasla, serta perwakilan organisasi Kawanua dan tokoh adat seperti Farry Malonda (Laskar Manguni Indonesia), Ronald Rori (Wakor Maesa), Stenly Mowilos (Ketua DPW Kerukunan Keluarga Kawanua Kaltim) dan Hj. Mella Dharmayanti (Ketua KKK Balikpapan).
Selain ibadah, acara juga dimeriahkan dengan pertunjukan tarian budaya khas Minahasa seperti Tarian Maengket, Tarian Opo Wananatas, dan Tarian Amang Kasuruan, yang dikolaborasikan dengan Tarian Dayak dan Tarian Manado, menambah kekayaan seni dan budaya dalam perayaan paskah.
Dalam sambutannya, Elizabeth Lumbantoruan menyampaikan ucapan selamat Paskah dari Wali Kota Balikpapan dan mengajak umat untuk menebar damai dalam kehidupan sehari-hari.
“Jadikanlah damai Paskah sebagai kekuatan dalam keluarga dalam menghadapi tantangan hidup yang semakin kompleks,” ujarnya.
Ketua Panitia, Denny Pasla, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran acara yang menurutnya merupakan mujizat dari Tuhan.
“Suksesnya acara ini bukan karena kekuatan manusia, tapi karena kasih Tuhan. Semoga torang orang Minsel tetap semangat di perantauan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum KKMS Balikpapan, Don Roy Rengkung, mengingatkan pentingnya persatuan di antara warga Minahasa Selatan.
“Torang samua basudara. Mari kita saling mengampuni dan jangan saling membenci, seperti yang disampaikan Pendeta Marcel,” ujar Roy.
Perwakilan Wakor Maesa, Ronald Rori, menyampaikan apresiasinya atas suksesnya acara yang berhasil menghimpun ribuan jemaat.
“Ini bukan hal yang mudah. Semua ini berkat mujizat Tuhan,” katanya.
“Susunan acaranya sangat rapi dan bagus. Pokoknya acaranya sangat sukses,” tambahnya.
Dalam pesan Paskahnya, Pdt. Steve Marcel Saerang, SE, M.Th, mengajak jemaat untuk menjaga persatuan dalam keluarga dan masyarakat, sesuai dengan semboyan KKMS: Cita Waya Esa yang berarti “Kita Semua Satu”.
“Kita harus belajar mengampuni, terutama kepada orang yang pernah menyakiti kita. Ketika kita sukses, banyak yang datang, tapi di saat sulit, di sanalah kita akan melihat siapa yang benar-benar tulus kepada kita,” ujarnya.
“Sebab membenci dan menyimpan kepahitan ibarat meminum racun dan berharap orang lain yang terkena dampaknya,” kata Pendeta Steve.(sb-01)
Perayaan Paskah KKMS Dipadati Ribuan Jemaat, Pendeta Steve Ingatkan Belajar Mengampuni dan Taat kepada Tuhan












