DPRD Paser

Rakor BPD Kecamatan Long Ikis, Hendra Wahyudi Siap Kawal Permohonan Tunjangan BPD

40
×

Rakor BPD Kecamatan Long Ikis, Hendra Wahyudi Siap Kawal Permohonan Tunjangan BPD

Share this article
Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi didampingi anggota DPRD Kaltim Yenni Eviliana berfoto bersama di sela-sela Rakor BPD Kecamatan Long Ikis, di Gedung Pertemuan Desa Kerayan Bahagia, baru-baru ini.

TANA PASER,suarabalikpapan.com-Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi didampingi anggota DPRD Kaltim Yenni Eviliana, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se Kecamatan Long Ikis, di Gedung Pertemuan Desa Kerayan Bahagia, Kecamatan Long Ikis, baru-baru ini. Rakor kali ini sebagai bentuk perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

Rakor dihadiri Camat Long Ikis Arnain,  Kapolsek Long Ikis, Kepala Desa Kerayan Bahagia Iwan Himawan, Ketua DPK APDESI Kabupaten Paser Jowap Sirumapia, Ketua DPK APDESI Long Ikis Sakirman, Ketua BPD Kerayan Bahagian Hasim serta  139 unsur BPD dari 25 desa se-Kecamatan Long Ikis.
Ketua DPRD Hendra Wahyudi mengatakan, dalam rakor tersebut Ketua DPK APEDSI Long Ikis Sakirman menyampaikan adanya permohonan kenaikan  tunjangan BPD ke DPRD dan Pemkab Paser, adanya permohonan kenaikan tunjangan tersebut tentunya sudah menjadi perhatian DPRD termasuk Pemkab Paser. Namun untuk merealisasikan, terdapat regulasi dan aturan-aturan yang harus dilalui, dan diperlukan kajian lebih mendalam, tidak bisa langsung, disamping itu, pemberian tambahan tunjangan mesti memperhatikan postur keuangan APBD.
“Tentunya tetap melihat kemampuan keuangan daerah dan harus melalui proses sesuai mekanisme dan aturan yang ada,” kata Hendra Wahyudi, Jumat (17/3/2023).
Dengan adanya keinginan kenaikan tunjangan BPD, lanjut Hendra Wahyu, perlu proses dan pastinya DPRD dan Pemkab mendukung harapan besar jajaran BPD. Selain itu ada  juga keluhan terkait data penerima bantuan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang tidak update atau data lama, menurutnya informasi yang diterima akan langsung diteruskan ke Pemkab Paser.
“Persoalan BLT sebenarnya, sudah menjadi agenda pembahasan DPRD dengan dinas teknis sehingga tahun akan datang harapannya tidak terjadi lagi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPK ABPEDSI Long Ikis Sakirman mengatakan, mewakili rekan-rekan BPD di Kabupaten Paser,  saat ini untuk tunjangan ketua BPD hanya kisaran Rp2,3 juta,  wakil BPD Rp1,9 juta,  Sekretaris BPD Rp 1,5 juta dan anggota Rp1,2 juta.
“Kami mohon pak ketua DPRD Paser permohonan yang sudah disampaikan rekan-rekan dapat di kawal pak ketua. Tugas dan tanggungjawab kami saat ini cukup berat dalam mendukung pemerintahan desa,” ujarnya.(sb-06)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *