Provinsi Kaltim

Sekda : Atasi Pengangguran Melalui Peningkatan Kuantitas Lapangan Kerja

41
×

Sekda : Atasi Pengangguran Melalui Peningkatan Kuantitas Lapangan Kerja

Share this article
Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni

SAMARINDA,suarabalikpapan.com-Sekretris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Sri Wahyuni menegaskan pembangunan daerah di berbagai bidang terus dilaksanakan, salah satu program prioritas adalah penurunan angka pengangguran. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas lapangan kerja.

“Pemprov Kaltim terus berupaya keras untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi dunia usaha sehingga mampu meningkatkan jumlah lapangan kerja di wilayah Kaltim,” kata Sekda Sri Wahyuni saat Pameran Bursa Kerja /Job Market Fair (JMF) Provinsi Kaltim tahun 2023, yang dilaksanakan oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Kaltim, di Atrium Bigmall Samarinda, Jumat (12/5/2023). Dikatakan, dalam rangka mempercepat penciptaan lapangan kerja, pemerintah daerah terus mengembangkan sektor-sektor yang memiliki potensi untuk menghasilkan lapangan kerja.
“Salah satu sektor yang memiliki potensi besar adalah sektor pariwisata, pertanian dalam arti luas, perikanan serta Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM). Dan pemerintah daerah juga terus mendorong investasi di sektor-sektor yang memiliki nilai tambah tinggi dan mampu menciptakan lapangan kerja baru,” tandasnya.
Peran UMKM dalam mengurangi pengangguran, lanjutnya, perlu mendapat perhatian serius. Sebagaimana diketahui dimasa-masa sulit saat pandemi Covid-19 lalu, dimana kesempatan kerja untuk sektor formal sangat sulit didapat, maka sektor UMKM masih mampu bersaing dan berkembang. “Termasuk dalam mendorong pertumbuhan sektor usaha, untuk dapat terciptanya lapangan kerja baru serta perluasan kesempatan kerja melalui pemberdayaan potensi ekonomi pada semua sektor lapangan usaha seperti pengembangan potensi sumber daya alam yang mempunyai prospek pasar jelas dan nilai ekonomi tinggi. Termasuk melakukan perluasan dan diversifikasi usaha melalui peningkatan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi program pembangunan ketenagakerjaan dengan sektor pembangunan ekonomi di daerah,” paparnya.
Selain itu, perlu dikembangkan inovasi, kiat- kiat dan strategi dalam mendorong tumbuh dan berkembangnya lapangan-lapangan usaha baru di sektor ekonomi dengan mendorong berdirinya industri manufaktur yang dapat mengolah potensi sumber daya alam menjadi nilai tambah yang tinggi, yakni dari bahan setengah jadi menjadi bahan jadi. Sehingga menurut dia, dapat meningkatkan daya saing investasi melalui keunggulan komparatif dan kompetitif potensi sumber daya alam yang ada.
“Kita mengajak para pengusaha untuk terus berinvestasi di Kaltim. Dan pemerintah daerah siap memberikan berbagai kemudahan dan dukungan agar investasi dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat Kaltim, sehingga berdampak pada peluang-peluang usaha yang dapat mengurangi pengangguran,” urainya.(sb-02/adv/kominfo-kaltim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *