Provinsi Kaltim

Sekda : Transformasi Ekonomi Bukan Sekadar Slogan

61
×

Sekda : Transformasi Ekonomi Bukan Sekadar Slogan

Share this article
Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni

SAMARINDA,suarabalikpapan.com-Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni mengatakan, seperti yang telah disampaikan Bappeda Provinsi Kaltim, didalam perencanaan pembangunan daerah ada 8 prioritas, salah satunya transformasi ekonomi.

“Dari 8 prioritas itu, saya berharap transformasi ekonom ini tidak sekedar menjadi sebuah slogan, dan tidak sekedar sebuah keinginan, setelah RKPD selesai,” kata Sri Wahyuni saat membuka Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kalimantan Timur tahun 2024, yang dilaksanakan Bappeda Provinsi Kaltim di Ballroom Hotel Mercure Samarinda, Rabu, (12/5/2023).
Sekda Sri Wahyuni menambahkan, bersama Bappeda Provinsi Kaltim sudah mencoba melakukan review RPD sudah dibahas bersama-sama dengan fasilitasi Kemdagri bersama kementerian dan lembaga terkait, termasuk juga mencoba membenahi pengalokasian sumber daya yang menopang transformasi ekonomi. Meskipun disadari, Kaltim belum memiliki desain besar transformasi ekonomi, tetapi berdasarkan informasi dari asisten II sebenarnya Kaltim sudah punya, tapi mungkin periodenya ini sudah periode yang beberapa waktu yang lalu, tapi paling tidak itu bisa menjadi pijakan dan bisa menjadi sumber referensi ketika tahun depan menyusun kembali dalam konteks kondisi yang sekarang.
“Desain besar transformasi ekonomi Kaltim itu seperti apa. Supaya kita benar-benar sudah miliki pijakan. Sumber daya itu dialokasikan ke sektor mana, bagaimana mengalokasikannya, kemudian sektor mana saja yang terlibat, sehingga kita punya satu frame yang sama,” tandasnya.
Sambil menunggu desain besar itu hadir, lanjut Sekda, setidaknya sudah memiliki pemahaman, harus ada prakarsa bahwa untuk transformasi ekonomi harus ada sesuatu yang dilakukan, sesuatu yang tidak biasa yang harus kita lakukan, bukan melakukan kegiatan sebagai bisnis as usual, tapi ada lompatan, dan perencaaan kegiatan yang dilakukan maka ada output dan outcome yang bisa mendorong pertumbuhan diversifikasi ekonomi.
“Memang dari grafik yang ada diversifikasi ekonomi kita tumbuh 6 persen. Jadi memang presentasinya sangat kecil, tapi optimismenya diversifikasi ekonomi ini mulai tumbuh, ini yang coba kita berikan dorongan intensif lebih besar, supaya diversifikasi ekonomi ini juga tetap bertumbuh semakin besar dan semakin cepat,” ujarnnya.
Kalau bicara percepatan transformasi ekonomi, ujarnya, berarti memang harus ada komitmen untuk melakukan percepatan alokasi sumber daya di sektor-sektor yang memang menjadi pemicu untuk diversifikasi ekonomi Kaltim.
“Untuk Kaltim sendiri setidaknya dua sektor ini bisa menjadi sumber untuk diversifikasi ekonomi, pertanian dalam arti luas dan sektor pariwisata, tentu transformasi ekonomi percepatannya akan tumbuh dengan sangat masif melalui hilirisasi. Jadi Ini ruang-ruang yang perlu mendapat perhatian kita bersama,” ungkapnya.(sb-02/adv/kominfo-kaltim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *