Kota Balikpapan

Seminar dan Pelatihan UMKM Gelaran Polda Kaltim, Peserta Membuat Klapertart Singkong dan Tiga Macam Sambal

329
×

Seminar dan Pelatihan UMKM Gelaran Polda Kaltim, Peserta Membuat Klapertart Singkong dan Tiga Macam Sambal

Share this article
Owner Borneo Salakilo, Riswah Yuni (tengah) berfoto bersama peserta seminar dan pelatihan UMKM berbasis digital yang digelar Polda Kaltim di SMKN 4 Balikpapan

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Seminar dan Pelatihan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Berbasis Digital yang digelar, Polda Kaltim di Aula SMKN 4 Balikpapan, selama dua hari, 11 dan 12 November 2021 berlangsung sukses. Pada hari kedua berlangsung kegiatan praktik usaha kuliner yang melibatkan pelaku UMKM, siswa SMKN 4 Balikpapan dan mahasiswa Universitas Balikpapan (Uniba).

Kegiatan praktik dipimpin langsung oleh Owner Borneo Salakilo, Riswah Yuni. Ada dua jenis usaha kuliner yang dipraktikan mulai dari proses pengolahan hingga packaging. Dua jenis usaha kuliner tersebut yaitu membuat klapertart dengan bahan baku singkong dan tiga macam sambal meliputi sambal ikan asin botok, sambal bajak nenas dan sambal cumi.

“Kami memilih klapertart singkong untuk praktik sebab bahan bakunya mudah didapat serta banyak. Apalagi klapertart ini cukup diminati banyak orang karena enak rasanya. Kalau sudah masak terasa lembut ,” ujar Yuni panggilan akrab Riswah Yuni di sela-sela kegiatan praktik.

Sedangkan untuk sambal, kata Yuni, bisa dijadikan oleh-oleh seperti di Surabaya ada sambal Bu Rudy yang cukup terkenal. “Harapan kita sambal ini bisa jadi sambal khas Balikpapan atau Kaltim pada umumnya. Apalagi kita banyak ikan asin, begitu juga nenas dan cumi. Jadi ada tambahan variasi berkat buah tangan UMKM Balikpapan,” kata Yuni.

Dalam pembuatan sambal aku Yuni, dibuat bervariasi dengan tambahan bahan natrium benzoate sehingga bisa tahan sampai 6 bulan. Natrium benzoate sebagai pengawet makanan yang tidak berbahaya bagi kesehatan sesuai takaran yang dianjurkan oleh Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan. “Kami ajarin mereka packaging atau teknis mengemas seperti apa. Jadi sambalnya benar-benar sudah dingin baru dimasukin dalam botol sebelum dipasarkan,” ujar wanita berparas ayu ini.

Mahasiswa Uniba yang menjadi peserta seminar dan pelatihan UMKM berbasis digital berfoto bersama Owner Borneo Salakilo, Riswah Yuni

Sementara itu, Ririn mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Balikpapan (FKIP Uniba) menyambut baik adanya Seminar dan Pelatihan UMKM Berbasis Digital yang digelar, Polda Kaltim. “Pelatihan ini cukup baik bagi kami dalam menghasilkan keterampilan membuat produk guna menambah wawasan dalam mengembangkan skill berwirausaha,” aku Ririn.

Dirinya juga berterima kasih kepada Polda Kaltim yang telah menghadirkan instruktur yang hebat Owner Borneo Salakilo, Riswah Yuni. “Terima kasih banyak buat Bu Yuni atas ilmunya. Terima kasih juga kepada Polda Kaltim yang telah membuat kami mendapat pengalaman baru dalam berwirausaha,” pungkas Ririn.

Para pelaku UMKM yang menjadi peserta seminar dan pelatihan UMKM berbasis digital berfoto bersama Owner Borneo Salakilo, Riswah Yuni

Sebelumnya Kasubdit Ekonomi Dit Intelkam Polda Kaltim AKBP Hendrik Eka Bahalwan, SH, SIK mengatakan, tujuan kegiatan ini dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional  serta menjaga stabilitas perekonomian di wilayah Kaltim di masa pandemi Covid-19 agar tetap aman. “Selain itu, kegiatan ini sebagai upaya kami untuk melatih anak-anak muda di Kaltim khususnya Balikpapan agar menjadi entrepreneur atau wirausaha,” kata  AKBP Hendrik Eka Bahalwan, SH, SIK.

Menurutnya, Kaltim memiliki sumberdaya alam yang luar biasa sehingga membutuhkan entrepreneur yang handal untuk mengolahnya terutama di era digitalisasi saat ini.

“Kami memilih mahasiswa dan siswa sebab mereka ini sudah melek digital dan memiliki daya kreatifitas yang tinggi sehingga mereka memiliki peluang untuk menciptakan barang-barang yang baru. Kita berharap 10 atau 15 tahun kedepan merekalah yang memegang kendali perekonomian di Kaltim. Jadi bukan hanya sampai disini tetapi peserta pelatihan akan dibantu mitra kami untuk memasarkan produk supaya produk UMKM Balikpapan ini banyak diminati oleh konsumen atau market dari luar,” harap Hendrik.(sb-01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *