Kabupaten Paser

26 Desa di Paser Dapat Pelayanan Internet

34
×

26 Desa di Paser Dapat Pelayanan Internet

Share this article
Pembahasan layanan internet desa di ruang rapat Command Center komplek perkantoran KM 5 Tanah Grogot, pada Rabu (5/6/2024).

TANA PASER,suarabalikpapan.com–Sebanyak 26 desa di Kabupaten Paser akhirnya mendapat layanan internet dari Pemerintah Daerah. Kepastian itu diperoleh saat kegiatan peresmian layanan internet desa di ruang rapat Command Center komplek perkantoran KM 5 Tanah Grogot, pada Rabu (5/6/2024).
Peresmian ini dihadiri para camat dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah, General Manager PT. Indonesia Comnet Plus diwakili Senior Manager SBU Regional Kalimantan Arif Rahmatin, Acount Manager PT. Indonesia Comnet Plus Indriani Engineer Aktivasi PT. Indonesia Comnet Plus Hebdy Vilandika, serta perwakilan beberapa perangkat daerah.
Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfostaper), Arief Rahman, membacakan sambutan Bupati Paser. Dalam sambutannya, Bupati Paser Fahmi Fadli menyebut, Pemkab Paser berupaya membangun desa menjadi mandiri sebagai tindaklanjut dari Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014.
“Desa yang cerdas adalah desa yang mengikuti perkembangan jaman dan mampu mandiri namun tetap menjunjung tinggi nilai kebersamaan, gotong royong dan spritualisme yang menjadi kekuatan nilai lokal,” kata Bupati dalam sambutannya.
informasi dan komunikasi sebagai salah satu sektor prioritas dalam penggunaan dana desa yang diprioritaskan untuk dapat mendorong pencapaian SDG’s Desa.
Sebagaimana Konsep Desa Cerdas dalam upaya mewujudkan 6 pilar desa cerdas, landasan utamanya adalah keterlibatan stakeholder dan membangun jejaring kemitraan.
“Alhamdulillah pagi ini kita semua patut bersyukur, karena 26 (Dua Puluh Enam) Desa di Kabupaten Paser telah mendapatkan layanan internet desa yang merupakan hasil kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Paser dengan PT. Indonesia Comnet Plus. Hal ini merupakan salah satu komitmen Pemerintah Kabupaten Paser dalam upaya untuk mendorong agar tidak ada lagi daerah blank spot komunikasi di Kabupaten Paser,” terang Bupati.
Bupati Fahmi mengapresiasi Diskominfostaper yang telah menginisiasi kegiatan ini dan berharap terus dilakukan inovasi dengan pendekatan teknologi terkini termasuk pemanfaatan teknologi Low Earth Orbit (LEO) guna mengatasi berbagai kendala dalam penyediaan akses internet dan telekomunikasi di desa-desa di Kabupaten Paser.
“Kami juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Pemerintah Desa dan Duta Digital Desa yang telah melakukan pendampingan desa dalam peningkatan literasi digital masyarakat,” ujarnya.
Bupati Fahmi berpesan kepada masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia sosial dan cerdas dalam mengelola informasi. Jangan sampai terjadi hal-hal seperti peribahasa “Jarimu Harimaumu”, atau menjadi penyebar berita hoax.
“Jika tidak diketahui kebenarannya maka tidak perlu ikut menyebarkan. Gunakan internet desa dengan hal yang positif-positif saja, misalnya promosi potensi pariwisata desa bapak/ibu sekalian,” ujarnya.(sb-06)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *