BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Sekretaris Daerah (Sekda) Sayid MN Fadli bakal pensiun tahun 2022. Sebagai pengganti Sayid MN Fadli, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud harus benar-benar mencari calon yang memiliki kompetensi untuk mampu mendongkrak kinerja Wali Kota. Sebab jabatan Sekda cukup strategis di lingkungan Pemkot Balikpapan, minimal kompetensinya setara dengan Sayid MN Fadli.
Sekretaris Ikatan Keluarga Sarjana Sulawesi Selatan (IKSSS) Kota Balikpapan, Effendi Bachtiar, mengatakan, ada empat pimpinan OPD yang layak menduduki jabatan strategis tersebut. Sebab mereka dinilai memiliki prestasi dan inovasi gemilang ketika menjabat pimpinan OPD. Mereka merupakan alumni Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) dan non STPDN.
“Pertama dari alumni STPDN Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Hasbullah Helmi dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sudirman Djayaleksana. Kedua dari non-STPDN yakni Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Muhaimin dan Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Doortje Marpaung,” kata Effendi Bachtiar, kepada awak media, Rabu (30/6/2021) siang.
Effendi menilai, keempat pimpinan OPD tersebut memiliki prestasi dan kinerja baik saat menjabat pimpinan OPD. Seperti, Hasbullah Helmi seorang pejabat yang cukup inovatif. Salah satu inovasi beliau adalah layanan daring Disdukcapil yang bisa diakses 24 jam hingga pembuatan e-KTP langsung serta meraih Penghargaan Pelayanan Publik Sangat Baik (A) dari Kemen PAN-RB.
Kemudian Sudirman Djayaleksana dengan karya layanan saluran telepon darurat dari masyarakat emergency call 112, pengelolaan CCTV, serta meraih penghargaan Indonesia Smart Nation Award 2020 Kategori Inovasi Smart Governance melalui Teknologi Smart Card pada Pengujian Kendaraan Bermotor (Kir).
Lalu Muhaimin merupakan pejabat non-STPDN yang cukup inovatif dan potensial. Kinerjanya tak perlu diragukan lagi. Selain memiliki segudang pengalaman organisasi profesi maupun olahraga. Beliau juga inovatif dan memiliki prestasi OPD.
“Seperti inovasi mengumpulkan HP dan laptop baru untuk membantu siswa belajar daring serta mendapat penghargaan Anugerah Aksara Utama dari Kemendikbud,” terang Effendi.
Yang terakhir Doortje Marpaung. Beliau juga tidak kalah inovatif. Sewaktu menjabat Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop), beliau berani membubarkan 154 koperasi di Balikpapan karena cukup lama tidak aktif.
“Bu Doortje juga mampu membina dan memberdayakan UMKM lewat platform digital untuk pemasaran dan belanja online dan tak kalah mentereng Bu Doortje berhasil meraih penghargaan Tanda Kehormatan Tokoh Bakti Koperasi oleh Menteri Koperasi dan UKM RI 2017 lalu,” katanya.
Ketika ditanya kelanjutan jabatan Sekda Sayid MN Fadli, Effendi tau mau berkomentar banyak. “Nggak masalah sich Pak Rahmad mau mempertahankan lagi Pak Fadli hingga pensiun tahun depan sambil mencari calon yang pas. Tapi menurut saya memang sudah saatnya pak Rahmad mulai mencari regenerasi jabatan Sekda di Pemkot supaya tidak kaget saat Pak Fadli pensiun,” tutup Effendi.(sb-01)












