
BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kaltim, Ir H Bagus Susetyo, MM melakukan Sosialisasi Perda (Sosper) Provinsi Kaltim Nomor 07 Tahun 2017 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika di Jalan Prapatan Dalam, Kelurahan Prapatan, Kecamatan Balikpapan Kota, pada Sabtu (28/5/2022) pukul 10.00 wita. Dalam sosialisasi tersebut, anggota DPRD Dapil Balikpapan ini didampingi narasumber Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Balikpapan Risnoto SH MH, Ketua PAC Partai Gerindra Balikpapan Kota Fajar Lesmana dengan moderator Pujangga Assari.
Pelaksanaan Sosper diawali sambutan Ketua PAC Partai Gerindra Balikpapan Kota Fajar Lesmana, menurutnya Sosialisasi Perda tentang Pencegahan Narkoba ini sangat baik buat masyarakat terutama anak-anak muda. “Sosialisasi perda ini sangat baik bagi generasi muda karena dampaknya tidak baik kepada generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa. Untuk itu, saya berterima kasih kepada Pak Bagus Susetyo selaku anggota DPRD Kaltim yang melakukan sosialisasi perda ini di wilayah kami,” ujar Fajar.
Anggota DPRD Kaltim Bagus Susetyo dalam sambutanya menjelaskan, sosialisasi perda merupakan bagian dari amanah konstitusi sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) DPRD. “Ada tiga tugas dan fungsi DPRD sesuai amanah konstitusi. Pertama membuat perda, kedua penganggaran dan ketiga pengawasan,” kata Bagus Susetyo di hadapan ratusan peserta sosper.
Jadi, kata Bagus, kewajiban DPRD sesuai amanah konstitusi yaitu bagaimana membuat peraturan daerah, menyusun anggaran (APBD) serta melakukan pengawasan terhadap berbagai program dari pemerintah demi kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. “Makanya selain Sosper, kami juga turun ke masyarakat untuk menjaring aspirasi yaitu reses setiap 4 bulan sekali guna mendengar keluhan-keluhan dari masyarakat di daerah pemilihan masing-masing,” ujar pria murah senyum ini.
Terkait dengan tugas pokok anggota DPRD, terang Bagus, salah satunya melakukan sosialisasi perda. “Kali ini sosialisasi perda terkait pencegahan narkotika,” katanya.
Menurutnya masyarakat harus mengetahui resiko-resiko yang dapat disebabkan oleh narkotika. “Hati-hati resiko narkotika, terutama generasi muda sebab narkotika ini menyerang otak dan bisa membuat orang menjadi gila. Makanya narkoba ini telah menjadi musuh negara karena dapat merusak mental generasi muda,” kata Bagus.
Untuk itu, ia berpesan kepada orang tua agar berhati-hati terhadap anak-anak yang berubah sikap. “Makanya hati-hati jika awalnya anaknya disiplin, penurut dan rajin belajar. Lalu tiba-tiba berubah seperti suka berdiam di dalam kamar. Awas Jangan dibiarkan,” pinta Bagus.
Ia menyarakan, untuk mencegah anak-anak terlibat narkoba harus rajin beribadah seperti aktif dalam kegiatan masjid seperti Ikatan Remaja Masjid (IRMA) dan kegiatan keagamaan lainya. “Hal ini untuk melindungi generasi muda dari penyakit sosial masyarakat seperti narkoba,” tuturnya.

Hal senada diungkapkan Kepala BNN Kota Balikpapan Risnoto SH MH, ia mengatakan, kota Balikpapan termasuk daerah rawan peredaran narkoba karena berada di pinggiran laut. Apalagi wilayah Balikpapan Kota yang berdekatan dengan daerah rawan peredaran narkoba yaitu wilayah Balikpapan Barat. “Sekarang ini para pengedar mulai takut edarkan narkoba lewat udara (pesawat) sebab mudah ketangkap sehingga mereka menyasar perairan laut, terutama perairan di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia dengan tangkapan terbaru sabu seberat 10 kilogram,” aku Risnoto.
Menurutnya, peredaran narkoba di Indonesia cukup parah sehingga Presiden Joko Widodo telah menetapkan bahwa Indonesia Darurat Narkoba (IDN). “Kenapa harus waspada sebab dari 270 juta penduduk Indonesia mayoritas anak muda yang menjadi target para pengedar. Jangan sampai para generasi penerus pengganti Pak Bagus dan saya menjadi beleng-beleng (gila). Makanya hindari narkoba ini supaya generasi penerus bangs aini ada generasi yang sehat dan cerdas,” ujar Risnoto. Pada sesi tanya jawab anggota DPRD Kaltim Bagus Susetyo dan Kepala BNN Kota Balikpapan Risnoto menjawab tuntas pertanyaan yang disampaikan peserta sosper.(sb-01)












