Kabupaten Paser

Pesantren Ramadan SD Muhammadiyah Paser, Perkuat Pendidikan Karakter Berbasis Keislaman

279
×

Pesantren Ramadan SD Muhammadiyah Paser, Perkuat Pendidikan Karakter Berbasis Keislaman

Share this article
SD Muhammadiyah Paser menggelar Pesantren Ramadan untuk membekali murid dengan pemahaman tentang puasa, hikmah Ramadan, serta pendidikan karakter berbasis keislaman

TANA PASER, suarabalikpapan.com – SD Muhammadiyah Paser, yang terletak di Jalan Ahmad Dahlan, menggelar kegiatan Pesantren Ramadan yang berlangsung dari 6 hingga 8 Maret 2025. Pesantren ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada para murid mengenai makna bulan Ramadan, tata cara berpuasa, serta nilai-nilai keislaman melalui berbagai kisah Nabi dan hikmah berpuasa.
Menurut Wakil Kepala SD Muhammadiyah Paser, Hj. Sri Anom Maulani, kegiatan Pesantren Ramadan ini selaras dengan instruksi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam rangka memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keislaman di kalangan murid.
“Kegiatan ini diadakan agar para murid tidak hanya memahami pentingnya puasa sebagai bentuk ibadah, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan akhlak dan kesabaran mereka,” ujar Sri Anom Maulani.
Pesantren Ramadan ini diharapkan menjadi wadah bagi murid untuk lebih memahami esensi puasa, yang tidak hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga perilaku dan meningkatkan ketakwaan selama bulan suci Ramadan.
Setelah kegiatan Pesantren Ramadan berakhir, pada Senin (10/3), proses belajar mengajar akan kembali berlangsung, meskipun dengan penyesuaian waktu. Sekolah yang biasanya dimulai pukul 07.30 WITA, akan dimulai pukul 08.00 WITA selama bulan Ramadan. Selain itu, jam pelajaran juga akan dikurangi sesuai dengan edaran dari Dinas Pendidikan.
“Pembelajaran akan dimulai pukul 08.00, dengan pengurangan waktu pelajaran selama setengah jam. Meskipun ada penyesuaian, kami memastikan semua materi tetap disampaikan sesuai dengan kurikulum yang berlaku,” tambah Sri Anom Maulani.
Setelah kegiatan Pesantren Ramadan, pembelajaran aktif akan berlangsung hingga 20 Maret 2025, lebih cepat dari jadwal sebelumnya yang direncanakan hingga 26 Maret. Hal ini dilakukan untuk memberikan kesempatan bagi murid menjalani ibadah dan persiapan menyambut Idulfitri.
Lebih lanjut, sekolah juga memfasilitasi pembelajaran di luar sekolah, dengan mengarahkan murid untuk bersilaturahmi dengan tetangga dan keluarga selama sisa waktu bulan Ramadan. Selain itu, para murid diberikan buku Ramadan untuk mencatat aktivitas ibadah mereka, memastikan konsistensi dalam belajar dan beribadah di luar sekolah.(sb-01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *