KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Program Cek Kesehatan Gratis di Kukar: Masyarakat Bisa Periksa Tanpa Menunggu Ulang Tahun

68
×

Program Cek Kesehatan Gratis di Kukar: Masyarakat Bisa Periksa Tanpa Menunggu Ulang Tahun

Share this article
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kukar Kusnandar

TENGGARONG,suarabalikpapan.com – Masyarakat Kutai Kartanegara (Kukar) kini dapat memanfaatkan layanan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dapat diakses dengan mudah, tanpa harus menunggu ulang tahun. Program yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto ini sudah resmi dilaksanakan di seluruh Indonesia sejak Februari lalu. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui deteksi dini, agar penyakit bisa dicegah sebelum berkembang lebih serius.
Sebelumnya, program ini hanya bisa diakses pada saat ulang tahun. Namun, kini masyarakat Kukar tidak perlu menunggu hari lahir mereka untuk memeriksakan kesehatan. Hal ini dibuktikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar, Kusnandar, yang melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Rapak Mahang meski bukan pada hari ulang tahunnya.
“Saya sudah mencoba dan membuktikan sendiri bahwa program ini bisa diakses kapan saja. Namun, masyarakat tetap harus mendaftar terlebih dahulu melalui aplikasi Satu Sehat,” ujar Kusnandar.
Untuk memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis, masyarakat cukup mengunduh aplikasi Satu Sehat atau datang langsung ke puskesmas terdekat dengan membawa kartu identitas penduduk. Setelah mendaftar melalui aplikasi, puskesmas akan menyiapkan tenaga medis serta fasilitas sesuai dengan jumlah pendaftar pada hari tersebut.
Namun, untuk menjaga kenyamanan dan efisiensi layanan, setiap puskesmas membatasi jumlah kuota pemeriksaan menjadi 20 orang per hari. Program ini menawarkan pemeriksaan kesehatan yang cukup lengkap, mulai dari pemeriksaan dokter umum, tes laboratorium, hingga konsultasi gizi.
Jika hasil pemeriksaan menunjukkan adanya indikasi penyakit, seperti kadar kolesterol atau gula darah yang tinggi, pasien akan diarahkan untuk pemeriksaan lebih lanjut di fasilitas kesehatan yang lebih lengkap. Kusnandar juga menyarankan agar peserta sudah memiliki BPJS Kesehatan, karena hal ini akan mempercepat proses layanan lanjutan apabila ditemukan kondisi yang memerlukan perhatian medis lebih intensif.
“Kami berharap masyarakat, khususnya mereka yang berusia di atas 15 tahun, bisa memanfaatkan program ini. Pemeriksaan dini sangat penting untuk pencegahan penyakit sebelum berkembang lebih parah. Apalagi program ini masih gratis, jadi jangan sia-siakan kesempatan ini,” tambah Kusnandar.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *