KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Bupati Kukar Resmikan Polindes Loa Lepu, Dorong Optimalisasi Layanan Kesehatan Desa

56
×

Bupati Kukar Resmikan Polindes Loa Lepu, Dorong Optimalisasi Layanan Kesehatan Desa

Share this article
Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, meresmikan Polindes di Desa Loa Lepu, Kecamatan Tenggarong Seberang

TENGGARONG, suarabalikpapan.com – Pemerintah Desa Loa Lepu, Kecamatan Tenggarong Seberang, resmi membuka layanan Poli Klinik Desa (Polindes) sebagai upaya peningkatan fasilitas kesehatan dasar bagi masyarakat. Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, pada Senin (14/4/2025).
Dalam sambutannya, Edi Damansyah menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara pemerintah desa dan pihak swasta dalam pembangunan Polindes tersebut. Fasilitas ini dibangun melalui program kepala desa dengan menggunakan alokasi dana desa serta dukungan dari perusahaan swasta, PT Sumanisa Jaya.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kepala Desa Loa Lepu atas inisiatif membangun Polindes ini. Ini adalah langkah nyata dalam pemenuhan layanan dasar bagi masyarakat,” ujar Edi.
Menurut Bupati, struktur layanan kesehatan di tingkat desa umumnya mencakup Puskesmas Pembantu (Pusban) dan Polindes. Namun, karena Polindes di Loa Lepu telah memenuhi standar yang representatif, maka pembangunan Pusban dianggap tidak diperlukan. Ke depan, sinergi antara Polindes dan Dinas Kesehatan Kabupaten akan diperkuat agar pengelolaan fasilitas berjalan maksimal.
“Bangunan Polindes ini sudah sangat representatif. Sekarang tugas kita memastikan manajemen, SDM, dan sarana prasarananya berjalan optimal. Saya sudah instruksikan agar Polindes Loa Lepu menjadi role model layanan kesehatan desa,” jelasnya.
Untuk mendukung operasional, pemenuhan tenaga medis juga tengah dilakukan melalui rekrutmen yang difasilitasi oleh Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD). Edi menegaskan pentingnya pelayanan kesehatan yang berkualitas sebagai bentuk nyata kehadiran negara bagi masyarakat.
Tidak hanya itu, Bupati juga memberikan penghargaan khusus kepada warga yang secara sukarela menghibahkan tanahnya demi pembangunan Polindes.
“Beliau adalah penerima bantuan pemerintah, tapi memilih menghibahkan tanahnya tanpa imbalan. Ini adalah tindakan yang sangat mulia dan menjadi amal jariyah karena digunakan untuk kepentingan umum,” tutup Edi.
Pembangunan Polindes Loa Lepu diharapkan menjadi model inspiratif bagi desa-desa lain di Kutai Kartanegara dalam pengembangan layanan dasar kesehatan masyarakat secara mandiri dan kolaboratif.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *