KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Sekda Kukar Ajak Milenial Bijak Gunakan Gawai Lewat Tabligh Akbar di Masjid Agung Tenggarong

39
×

Sekda Kukar Ajak Milenial Bijak Gunakan Gawai Lewat Tabligh Akbar di Masjid Agung Tenggarong

Share this article
Sekda Kukar, Sunggono, mengajak generasi muda bijak menggunakan gawai dan menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan karakter dalam Tabligh Akbar dan Halal Bi Halal 1446 H di Tenggarong.

TENGGARONG,suarabalikpapan.com – Ratusan warga memadati Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Tenggarong, pada Sabtu malam (19/4/2025), dalam rangkaian Tabligh Akbar dan Halal Bi Halal 1446 H/2025 M. Kegiatan religi tersebut menghadirkan penceramah nasional Ustadz Dennis Liem dari Bogor, Jawa Barat, yang disambut antusias oleh masyarakat Kutai Kartanegara (Kukar).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara, Sunggono, dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan yang dinilainya mampu mempererat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan semangat religius di tengah masyarakat.
“Tabligh Akbar seperti ini sangat penting untuk memperkuat kehidupan beragama yang harmonis serta menjalin silaturahmi antarwarga,” ujar Sunggono.
Masjid sebagai Pusat Kegiatan Sosial dan Karakter
Lebih jauh, ia mengajak generasi muda, khususnya kalangan milenial, untuk memanfaatkan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan karakter dan kegiatan sosial.
“Masjid bisa menjadi tempat anak muda belajar, berkegiatan positif, dan membangun kepribadian yang baik,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Sunggono juga menyoroti maraknya penggunaan gawai di kalangan generasi muda. Ia menegaskan pentingnya literasi digital dan pemanfaatan teknologi secara bijak.
“Gadget bukanlah musuh. Yang penting adalah bagaimana kita menggunakannya. Jika diarahkan untuk hal-hal positif, manfaatnya sangat besar. Sebaliknya, penggunaan yang tidak bijak bisa merusak masa depan,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa pendidikan agama menjadi benteng utama dalam membentuk moral generasi penerus bangsa. Karena itu, Sunggono mendorong sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam memperkuat pemahaman keagamaan di kalangan pemuda.
“Semoga kegiatan ini memberi manfaat serta menambah wawasan keagamaan, terutama bagi generasi muda di Kukar,” pungkasnya.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *