KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Hardiknas 2025 di Kukar: Pemerintah Tekankan Kolaborasi dan Peningkatan Mutu Pendidikan

38
×

Hardiknas 2025 di Kukar: Pemerintah Tekankan Kolaborasi dan Peningkatan Mutu Pendidikan

Share this article
Peringatan Hardiknas 2025 di Kukar menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dan peningkatan kualitas tenaga pendidik untuk menciptakan pendidikan yang inklusif dan bermutu.

TENGGARONG,suarabalikpapan.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 dengan penuh khidmat melalui apel bersama di halaman Kantor Bupati Kukar, Jumat (2/5/2025). Acara tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, dan diikuti oleh jajaran aparatur pemerintah, tenaga pendidik, serta siswa dari berbagai sekolah.
Dalam amanatnya, Sunggono menegaskan bahwa peringatan Hardiknas harus menjadi momentum untuk refleksi dan perbaikan kualitas pendidikan secara menyeluruh. Ia menyoroti bahwa tantangan pendidikan saat ini tidak hanya terbatas pada infrastruktur, tetapi juga terkait dengan kualitas dan ketersediaan tenaga pendidik.
“Setiap tahun pasti ada tantangan, seperti guru yang pensiun atau mutasi. Pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan,” ujar Sunggono.
Ia pun mengapresiasi berbagai program peningkatan kompetensi guru yang telah dilaksanakan, seperti pelatihan, sertifikasi, dan penguatan metode pembelajaran. Upaya ini dinilai krusial untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kukar.
Hardiknas 2025 mengusung tema nasional: “Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.” Tema ini menurut Sunggono mencerminkan pentingnya sinergi antar berbagai pihak—pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan keluarga—dalam membangun pendidikan yang inklusif dan berkualitas.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, Thauhid Afrilian Noor, menegaskan bahwa pendidikan merupakan ekosistem yang membutuhkan keterlibatan semua elemen. Kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi utama untuk mewujudkan transformasi pendidikan.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Pendidikan harus dibangun bersama, melibatkan orang tua, masyarakat, serta tenaga pendidik yang terus belajar dan berkembang,” tutur Thauhid.
Ia juga menekankan pentingnya pendidikan karakter melalui implementasi nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila, sebagai bagian dari upaya membentuk generasi unggul menyambut Indonesia Emas 2045.
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terus berkomitmen memperkuat sektor pendidikan, terutama di wilayah terpencil. Beberapa langkah strategis telah dilakukan, antara lain peningkatan akses pendidikan, distribusi guru secara merata, serta penguatan kapasitas guru melalui program berkelanjutan.
Logo Hardiknas 2025 yang menampilkan bintang emas menjadi simbol semangat dan harapan baru dalam mengangkat kualitas pendidikan di Kukar.
Sebagai penutup, Thauhid menyampaikan bahwa meskipun banyak capaian positif telah diraih, tantangan dunia pendidikan tetap perlu diantisipasi dengan semangat gotong royong dan inovasi.
“Dengan kolaborasi dan kepedulian semua pihak, kita berharap pendidikan di Kutai Kartanegara semakin inklusif, bermutu, dan berdaya saing,” pungkasnya.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *