KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Kukar Suplai 42% Kebutuhan Beras Kaltim, Distanak Fokus Tingkatkan Produktivitas Pertanian

50
×

Kukar Suplai 42% Kebutuhan Beras Kaltim, Distanak Fokus Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Share this article
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar Muhammad Taufik

TENGGARONG,suarabalikpapan.com — Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) semakin mengukuhkan perannya sebagai lumbung pangan utama di Provinsi Kalimantan Timur. Saat ini, Kukar menyumbang sekitar 42 persen kebutuhan beras Kalimantan Timur, menjadikannya kontributor terbesar dalam sektor ketahanan pangan di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Muhammad Taufik, menyatakan bahwa capaian ini merupakan hasil sinergi dari berbagai pihak, mulai dari petani, pemerintah daerah, hingga dukungan infrastruktur dan teknologi pertanian yang terus berkembang.
“Keberhasilan ini bukan hanya angka statistik, melainkan hasil kerja keras bersama. Tantangan ke depan adalah mempertahankan dan meningkatkan capaian ini,” ujar Taufik, Sabtu (3/5/2025).
Distanak Kukar terus mendorong program-program strategis untuk menjaga dan meningkatkan produktivitas pertanian Kukar. Beberapa langkah konkret yang telah dan sedang dijalankan mencakup:
Perbaikan dan pembangunan saluran irigasi, Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), Pendampingan teknis dari penyuluh pertanian, Pelatihan petani terkait pertanian modern dan ramah lingkungan.
Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) petani juga menjadi prioritas. Pemerintah daerah berharap petani lokal mampu menerapkan praktik pertanian berkelanjutan untuk menjaga hasil panen dalam jangka panjang.
Distanak Kukar juga menjalin kerja sama dengan pemerintah pusat dan provinsi guna memperluas akses pasar gabah dan beras, serta menjaga stabilitas harga di tingkat petani. Langkah ini diharapkan dapat memberikan insentif lebih bagi petani agar tetap produktif dan kompetitif.
“Kita tidak hanya mengejar kuantitas, tapi juga keberlanjutan. Pertanian di Kukar harus menjadi sektor unggulan yang mendukung ketahanan pangan regional,” tambah Taufik.
Dengan kolaborasi erat antara pemerintah, petani, dan masyarakat, Kukar diproyeksikan tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan lokal, tetapi juga berpeluang menjadi penyedia pangan strategis untuk luar wilayah Kaltim.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *