DPRD Kaltim

Sekretaris DPRD Kaltim Norhayati Usman Hadiri Workshop Penurunan Angka Kematian Ibu di Jakarta

51
×

Sekretaris DPRD Kaltim Norhayati Usman Hadiri Workshop Penurunan Angka Kematian Ibu di Jakarta

Share this article
Sekretaris DPRD Kaltim Norhayati Usman menghadiri workshop nasional di Jakarta yang membahas sinergi eksekutif dan legislatif dalam menekan Angka Kematian Ibu (AKI).

SAMARINDA, suarabalikpapan.com — Sekretaris DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Norhayati Usman, menghadiri Workshop Dukungan Eksekutif dan Legislatif untuk Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (8/5/2025).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah dalam upaya memperkuat sinergi antara lembaga eksekutif dan legislatif daerah dalam menurunkan AKI secara nasional.
Norhayati hadir bersama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, dr. Jaya Mualimin, yang mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur. Turut mendampingi, Kepala Bagian Umum dan Keuangan Sekretariat DPRD Kaltim Hardiyanto, serta Perisalah Legislatif Ahli Muda, Vivi Haryani.
Workshop ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Direktur Kesehatan dan Gizi Masyarakat Bappenas Diah Lenggogeni, Representative UNFPA Indonesia Hassan Mohtashami, dan Counsellor Kedutaan Besar Kanada Kevin Tokar. Selain itu, hadir pula perwakilan dari Kementerian Kesehatan, BKKBN, KemenPPPA, serta pemerintah daerah dari berbagai provinsi seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Riau, Yogyakarta, dan Gorontalo.
Acara menghadirkan narasumber dari lintas kementerian, termasuk Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PPPA, dan BKKBN, yang memaparkan strategi integratif untuk mempercepat penurunan AKI di Indonesia.
Norhayati Usman menyatakan bahwa DPRD Kalimantan Timur menyambut baik inisiatif ini dan berharap hasil workshop dapat menjadi rujukan dalam penyusunan kebijakan dan anggaran di tingkat daerah, khususnya terkait peningkatan kualitas kesehatan ibu dan keluarga.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus berkomitmen dan memperkuat kolaborasi dalam upaya menekan angka kematian ibu dan mewujudkan generasi masa depan yang lebih sehat dan berkualitas.
“Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama dalam menurunkan AKI dan membangun sistem kesehatan yang lebih inklusif, terutama bagi perempuan dan anak,” ujar Norhayati.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *