KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Desa Sanggulan Prioritaskan Pengembangan Pariwisata Alam dan Infrastruktur pada 2025

45
×

Desa Sanggulan Prioritaskan Pengembangan Pariwisata Alam dan Infrastruktur pada 2025

Share this article
Kepala Desa Sanggulan Fahruddin

TENGGARONG, suarabalikpapan.com – Pemerintah Desa Sanggulan, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, menetapkan sektor pariwisata alam dan pembangunan infrastruktur desa sebagai fokus utama dalam program kerja tahun 2025.
Kepala Desa Sanggulan, Fahruddin, menyampaikan bahwa desa memiliki potensi wisata yang besar, khususnya keberadaan goa alami dan panorama malam yang unik dan menarik bagi wisatawan.
“Tahun ini, prioritas kita adalah pariwisata. Di desa kita ada objek wisata goa dan panorama malam yang ingin kita kembangkan secara maksimal,” ujar Fahruddin, Minggu (18/5/2025).
Fahruddin menjelaskan bahwa pengembangan wisata di Desa Sanggulan akan mengusung konsep berbasis alam dan budaya lokal. Selain menjadi tempat rekreasi, destinasi wisata tersebut diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pendukung seperti: Kuliner lokal, Kerajinan tangan, Homestay dan penginapan warga.
Sebagai bagian dari program jangka menengah 2025–2026, pemerintah desa juga merancang pengembangan kawasan sport and tourism. Konsep ini akan mengintegrasikan fasilitas olahraga dengan kawasan wisata, sekaligus menjadi sarana pembinaan generasi muda.
“Sport and tourism ini bukan hanya soal tempat olahraga, tapi bagaimana kita jadikan kegiatan olahraga sebagai bagian dari daya tarik wisata. Ini bisa jadi kekuatan baru desa ke depan,” terang Fahruddin.
Dalam menjalankan program strategis ini, Pemerintah Desa Sanggulan akan menggandeng berbagai pihak, mulai dari pemerintah kecamatan hingga provinsi. Selain mengandalkan dana desa (APBDes), pengembangan ini juga akan memanfaatkan program bantuan dari instansi terkait.
Fahruddin juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengelola potensi desa.
“Pariwisata tidak bisa dikelola hanya oleh pemerintah desa. Perlu peran aktif warga agar potensi ini bisa benar-benar memberikan manfaat ekonomi,” tegasnya.
Selain sektor pariwisata, Desa Sanggulan juga terus menggenjot pembangunan infrastruktur. Fahruddin menyebut, saat ini sekitar 75 persen infrastruktur desa telah tersedia, namun masih ada beberapa fasilitas yang menjadi target penyelesaian di tahun ini. Fasilitas yang menjadi prioritas meliputi: Kantor Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Kantor Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan Kantor Lembaga Adat.
“Fasilitas kelembagaan ini penting untuk mendukung sistem pemerintahan desa yang lebih baik,” jelasnya.(adv).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *