DPRD Kaltim

Sarkowi Soroti Polusi Plastik di Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, DPRD Kaltim Dorong Sanksi Tegas

29
×

Sarkowi Soroti Polusi Plastik di Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, DPRD Kaltim Dorong Sanksi Tegas

Share this article
Anggota DPRD Kaltim Sarkowi V Zahry ketika menghadiri acara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025

SAMARINDA, suarabalikpapan.com – Dalam momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Sarkowi V Zahry, menegaskan pentingnya langkah konkret untuk mengatasi polusi plastik yang semakin mengkhawatirkan. Hal ini disampaikannya saat menghadiri peringatan yang digelar di Ruang Olah Bebaya, Kantor Gubernur Kaltim, Senin (23/6/2025).
Sarkowi hadir mewakili Ketua DPRD Kaltim, sekaligus menunjukkan komitmen lembaga legislatif dalam mengawal isu keberlanjutan lingkungan. Ia menekankan bahwa peringatan Hari Lingkungan tidak boleh berhenti pada seremoni belaka.
“Perlu ada kesadaran kolektif dari semua pemangku kepentingan—pemerintah, swasta, dan masyarakat. Persoalan lingkungan bukan beban sektoral, tapi tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Politisi Partai Golkar itu menyoroti sampah plastik sebagai tantangan besar yang menuntut penanganan holistik, mulai dari edukasi publik, inovasi pengelolaan limbah, hingga penerapan ekonomi sirkular berbasis kebijakan.
Sarkowi juga menyinggung masih adanya perusahaan yang mendapatkan rapor merah dalam kepatuhan terhadap standar lingkungan. Ia menegaskan DPRD Kaltim akan memperkuat fungsi pengawasan, serta mendesak pemerintah provinsi untuk tegas menindak pelanggaran.
“Kami mendorong pencabutan izin usaha bagi pelaku yang berulang kali mencemari lingkungan. Ini bukan hanya soal hukum, tapi perlindungan ekosistem dan generasi mendatang,” tegasnya.
Menurutnya, perlu sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Ia juga meminta Pemprov Kaltim lebih agresif mendorong perusahaan agar berkontribusi dalam menjaga lingkungan.
Pada kesempatan itu, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud turut menyerahkan penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER). Sebanyak: 15 perusahaan meraih predikat Emas atas kontribusi pengurangan emisi dan penerapan prinsip ekonomi sirkular,
39 perusahaan meraih predikat Hijau, 184 perusahaan mendapat peringkat Biru, dan 40 perusahaan masih berada di zona Merah.
Selain itu, 54 sekolah menerima penghargaan Adiwiyata Provinsi atas komitmen dalam pendidikan lingkungan hidup.
DPRD Kaltim Kawal Isu Lingkungan Secara Berkelanjutan
Melalui partisipasi aktif dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini, DPRD Kaltim menegaskan akan terus mengawal kebijakan dan pengawasan di sektor lingkungan. Komitmen tersebut diharapkan menjadi fondasi keberlanjutan pembangunan di Kaltim.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *