DPRD Balikpapan

Budiono Ajak Warga Balikpapan Perkuat Ibadah Selama Ramadan 1447 H

212
×

Budiono Ajak Warga Balikpapan Perkuat Ibadah Selama Ramadan 1447 H

Share this article
Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Budiono

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com – Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Budiono, mengajak seluruh warga memanfaatkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah untuk meningkatkan kualitas ibadah. Menurutnya, awal Ramadan yang berjalan lancar menjadi pijakan penting agar konsistensi ibadah tetap terjaga hingga akhir bulan.
“Mudah-mudahan seluruh amal ibadah kita bernilai pahala dan membawa keberkahan. Puasa pertama berjalan baik, semoga sampai akhir Ramadan kita bisa konsisten,” ujar Budiono, Jumat (20/2/2026).
Selain memperkuat ibadah, Budiono menyoroti masalah klasik Ramadan, yakni fluktuasi harga kebutuhan pokok. Ia menegaskan pentingnya menjaga pasokan agar harga tetap stabil dan tidak memberatkan masyarakat.
“Artinya, pasokan barang harus tetap stabil. Pemerintah dan masyarakat perlu bersinergi supaya kebutuhan pokok tersedia dan harga tetap terkendali,” tegasnya.
Budiono menekankan koordinasi antara pemerintah daerah, distributor, dan pelaku usaha sebagai kunci menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan selama Ramadan.
Budiono juga mengingatkan agar generasi muda memanfaatkan waktu luang selama Ramadan untuk kegiatan produktif. Tradisi membangunkan sahur dianggap sebagai kearifan lokal yang masih relevan, selama tidak mengganggu ketertiban umum.
Ia menegaskan, aktivitas yang berisiko, seperti balap motor liar, harus dihindari. Sebaliknya, kegiatan olahraga aman, seperti lomba lari atau aktivitas komunitas terorganisir, masih dapat dilakukan.
Dalam konteks budaya, Budiono mengapresiasi antusiasme warga yang menggelar pawai obor menjelang Ramadan. Menurutnya, tradisi ini bukan hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga sarana edukasi budaya bagi generasi muda.
“Pawai budaya seperti obor bukan hanya mempererat silaturahmi, tapi juga menjadi sarana edukasi budaya bagi generasi muda. Harapannya, kegiatan ini bisa terus berkesinambungan,” jelasnya.
Dengan ibadah yang khusyuk, stabilitas harga yang terjaga, serta tradisi sosial dan budaya yang hidup, Budiono optimistis Ramadan 1447 H menjadi momentum penguatan nilai keagamaan dan solidaritas sosial. Sinergi antara pemerintah dan warga menjadi kunci terciptanya suasana Ramadan yang kondusif, sejahtera, dan penuh keberkahan.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *