DPRD Balikpapan

Jalan Telaga Mas Rawan Macet, Budiono Usulkan Pelebaran dan Drainase

209
×

Jalan Telaga Mas Rawan Macet, Budiono Usulkan Pelebaran dan Drainase

Share this article
Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Budiono

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com – Kondisi Jalan Telaga Mas di Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan, kembali menjadi sorotan akibat kemacetan yang kerap terjadi. Jalan ini merupakan akses utama bagi RT 3, RT 4, dan RT 52, serta jalur keluar masuk lebih dari tujuh RT di kawasan Perumahan Daksa.
Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Budiono, menegaskan pelebaran jalan menjadi kebutuhan mendesak. Menurutnya, jalan sempit ini menjadi penyebab utama kemacetan, terutama saat jam sibuk pagi hari.
“Di jalur ini saja sudah ada tiga RT, dan di dalamnya lebih dari tujuh RT. Ini satu-satunya akses warga. Jadi memang perlu dilebarkan, minimal setengah meter di kanan dan kiri,” ujar Budiono kepada wartawan, Jumat (20/2/2026).
Saat ini, lebar Jalan Telaga Mas hanya sekitar empat meter. Volume kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, terus meningkat sehingga kondisi jalan dianggap tidak lagi ideal.
“Kalau dua mobil berpapasan, pasti salah satu harus mengalah. Apalagi di jam berangkat sekolah dan kerja, kemacetan tidak terhindarkan,” tambah Budiono.
Budiono juga menyoroti gang di samping PT OMS yang kerap menjadi titik kepadatan kendaraan. Antrean kendaraan di lokasi ini sering mengular, yang dapat menimbulkan risiko keselamatan.
“Sering terjadi penumpukan kendaraan di situ. Ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga keselamatan warga. Risiko kecelakaan cukup tinggi kalau dibiarkan,” tegasnya.
Selain pelebaran, Budiono mendorong pembangunan drainase di sisi kanan dan kiri jalan. Selama ini, saluran air di kawasan tersebut belum memadai, sehingga rawan terjadi genangan.
“Drainase itu penting. Jangan sampai setelah dilebarkan, air justru menggenang dan merusak badan jalan. Jadi harus satu paket pekerjaannya,” jelas Budiono.
Secara teknis, pelebaran Jalan Telaga Mas masih memungkinkan. Tahap awal dapat dilakukan dengan pengerasan menggunakan semen dan ready mix, kemudian dilanjutkan dengan pengaspalan hotmix.
“Secara hitungan teknis masih memungkinkan. Tinggal bagaimana keseriusan kita mendorong realisasinya,” ujarnya.
Budiono memastikan usulan tersebut telah disampaikan kepada dinas terkait dan dirinya telah meninjau kondisi lapangan secara langsung. Ia berharap pelebaran jalan dan pembangunan drainase dapat masuk dalam anggaran perubahan agar aktivitas warga lebih lancar dan kawasan semakin tertata.
“Kalau memungkinkan, kita dorong agar masuk dalam anggaran perubahan. Harapannya, aktivitas warga bisa lebih lancar dan kawasan ini semakin tertata dengan baik,” pungkasnya.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *