DPRD Balikpapan

DPRD Balikpapan Dorong Warga Salurkan Donasi Melalui Lembaga Resmi

20
×

DPRD Balikpapan Dorong Warga Salurkan Donasi Melalui Lembaga Resmi

Share this article
Anggota DPRD Dapil Balikpapan Utara, Iwan Wahyudi

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com – DPRD Kota Balikpapan menyoroti maraknya kotak amal dan kegiatan penggalangan dana terbuka (open donasi) yang beredar di berbagai titik di kota tersebut. Kondisi ini dikhawatirkan membuat dana sumbangan masyarakat justru tersalurkan ke luar daerah, sementara masih banyak warga Balikpapan yang membutuhkan bantuan.
Anggota DPRD dari daerah pemilihan (dapil) Balikpapan Utara, Iwan Wahyudi, mengimbau masyarakat agar menyalurkan donasi melalui lembaga resmi yang memiliki sistem pengelolaan dan distribusi yang jelas.
Menurutnya, lembaga zakat, infak, dan sedekah seperti Baznas maupun BMH memiliki mekanisme yang dapat memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Lebih baik bantuan disalurkan melalui lembaga zakat, infak, dan sedekah yang memiliki pengelolaan yang jelas, sehingga pendistribusian kepada warga yang membutuhkan bisa lebih terarah,” ujarnya di Gedung DPRD Balikpapan, Rabu (11/3/2026).
Ketua DPC PPP Kota Balikpapan tersebut juga mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas penggalangan dana di ruang publik.
Ia menyebutkan, peran Satpol PP dan Dinas Sosial penting dalam melakukan penertiban sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penyaluran donasi yang aman dan transparan.
“Pengawasan perlu dilakukan agar masyarakat memiliki pilihan menyalurkan bantuan melalui lembaga resmi yang memang memprioritaskan warga Balikpapan,” katanya.
Selain lembaga resmi, Iwan juga menilai masjid-masjid di Balikpapan dapat menjadi salah satu pusat penyaluran zakat dan sedekah bagi masyarakat sekitar.
Menurutnya, banyak masjid yang telah membuka unit penerima zakat dan sedekah. Dana yang terkumpul biasanya langsung disalurkan kepada warga kurang mampu di lingkungan sekitar.
Bahkan, beberapa masjid juga memiliki program binaan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. Selain itu, donasi juga dapat disalurkan untuk membantu panti jompo maupun tempat ibadah yang membutuhkan perhatian.
Iwan menegaskan pentingnya memprioritaskan warga Balikpapan dalam penyaluran bantuan sosial.
Ia tidak melarang masyarakat memberikan bantuan kepada daerah lain yang sedang dilanda musibah. Namun, ia mengingatkan agar kebutuhan warga di dalam kota juga tetap menjadi perhatian.
“Jangan sampai bantuan justru keluar dari Kota Balikpapan, sementara di dalam kota masih banyak yang membutuhkan. Niat membantu itu baik, tetapi perlu pemahaman bersama agar bantuan tepat sasaran,” pungkasnya.(sb-03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *