BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com — Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan selama masa cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Sejumlah fasilitas kesehatan disiagakan, mulai dari posko kesehatan di titik transportasi hingga puskesmas yang beroperasi selama 24 jam.
Kepala DKK Balikpapan, Alwiati, mengatakan pihaknya berkomitmen menjaga akses layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya bagi pemudik dan warga yang melakukan aktivitas selama libur Lebaran.
“Selama libur Lebaran kami tetap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui posko kesehatan maupun puskesmas,” ujarnya, Kamis (12/3/2026).
Untuk mendukung pelayanan selama arus mudik dan libur Lebaran, DKK Balikpapan menyiapkan sejumlah posko kesehatan di berbagai titik strategis yang menjadi pusat mobilitas masyarakat. Posko tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan kepolisian dan sejumlah pemangku kepentingan.
Beberapa lokasi posko kesehatan yang disiapkan antara lain: Pos Terpadu Pelabuhan Ferry Kariangau, Terminal Batu Ampar, Pantai Manggar Segara Sari dan
Balikpapan Islamic Center.
Selain itu, layanan kesehatan juga tersedia di Pelabuhan Semayang dan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan.
Khusus untuk pos kesehatan di Bandara SAMS Sepinggan dan Pelabuhan Semayang, pengelolaannya dilakukan oleh Balai Karantina Kesehatan Pelabuhan. Sementara posko lainnya dioperasikan oleh tenaga kesehatan dari puskesmas yang ditugaskan.
DKK Balikpapan juga memastikan tujuh puskesmas dengan layanan 24 jam tetap beroperasi selama periode libur Lebaran. Puskesmas tersebut meliputi:
Puskesmas Manggar Baru, Puskesmas Sepinggan, Puskesmas Klandasan Ilir, Puskesmas Mekarsari, Puskesmas Baru Ulu, Puskesmas Karang Joang,
Puskesmas Kariangau.
“Seluruh puskesmas 24 jam tetap memberikan pelayanan seperti biasa,” kata Alwiati.
Selain layanan puskesmas 24 jam, DKK juga mengatur jadwal operasional puskesmas rawat jalan secara bergiliran di setiap kecamatan agar masyarakat tetap dapat mengakses layanan kesehatan dasar selama libur.
Sebagai contoh, di wilayah Balikpapan Timur puskesmas rawat jalan tetap beroperasi secara bergantian pada 16 hingga 18 Maret 2026. Pada 16 Maret layanan dibuka di Puskesmas Teritip, 17 Maret di Puskesmas Lamaru, dan 18 Maret di Puskesmas Manggar.
“Puskesmas rawat jalan tetap ada yang buka, tetapi kami atur secara bergiliran di setiap kecamatan,” jelasnya.
DKK Balikpapan juga akan melakukan pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi angkutan umum di sejumlah titik transportasi, termasuk di Pelabuhan Kariangau dan Terminal Batu Ampar.
Pemeriksaan ini bertujuan memastikan kondisi kesehatan para pengemudi yang membawa penumpang selama arus mudik Lebaran.
“Kami juga melakukan pemeriksaan kesehatan bagi para pengendara di pelabuhan dan terminal,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan posko kesehatan di Terminal Batu Ampar, DKK Balikpapan turut melibatkan organisasi profesi kesehatan, salah satunya Ikatan Bidan Indonesia (IBI), yang ikut memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan pemudik.
Melalui berbagai langkah tersebut, DKK Balikpapan berharap masyarakat tetap dapat memperoleh layanan kesehatan secara optimal selama periode libur Lebaran.
“Jika masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan selama perjalanan mudik maupun saat berada di Balikpapan, mereka dapat datang langsung ke pos kesehatan atau fasilitas kesehatan terdekat,” pungkas Alwiati. (Adv Diskominfo Balikpapan)
Layanan Kesehatan Siaga 24 Jam Selama Lebaran 2026, DKK Balikpapan Buka Posko di Bandara hingga Pelabuhan












