Kota Balikpapan

Safari Ramadan, Pemkot Pemkot Balikpapan Ajak Warga Peduli Lingkungan dan Perkuat Solidaritas Sosial

26
×

Safari Ramadan, Pemkot Pemkot Balikpapan Ajak Warga Peduli Lingkungan dan Perkuat Solidaritas Sosial

Share this article
Pemkot Balikpapan menggelar Safari Ramadan di Masjid Nurul Ihsan, mengajak warga meningkatkan kepedulian sosial, membayar zakat fitrah, dan menjaga kebersihan lingkungan.

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Safari Ramadan yang berlangsung di Masjid Nurul Ihsan pada Minggu (15/3/2026) malam. Agenda ini dihadiri jajaran pemerintah kota serta masyarakat setempat.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Agus Budi, menegaskan bahwa Safari Ramadan tidak sekadar kegiatan seremonial keagamaan.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat sekaligus mempererat hubungan sosial.
“Safari Ramadan bukan hanya agenda formal, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada umat Muslim di Balikpapan serta mengajak masyarakat memanfaatkan Ramadan untuk meningkatkan kualitas ibadah.
Dalam kesempatan tersebut, Agus Budi mengingatkan pentingnya menunaikan zakat fitrah sebagai kewajiban umat Muslim.
Untuk tahun 2026, zakat fitrah ditetapkan sebesar: 3 kilogram beras, Atau setara uang sekitar Rp42.000 hingga Rp54.000 per orang.
Ia menegaskan bahwa zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga bentuk nyata kepedulian terhadap sesama, khususnya masyarakat yang membutuhkan.
Pemkot juga mengimbau masyarakat untuk menghindari perilaku konsumtif selama Ramadan. Warga diminta berbelanja secara bijak dan tidak melakukan penimbunan bahan pokok.
Menurut Agus, nilai utama Ramadan adalah kesederhanaan dan solidaritas sosial yang harus terus dijaga.
Selain isu sosial, pemerintah turut menyoroti persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah di Balikpapan.
Saat ini, produksi sampah mencapai sekitar 550 ton per hari dan berpotensi meningkat hingga 800 ton per hari selama Ramadan hingga Idulfitri.
Pemerintah pun mengajak masyarakat untuk lebih aktif menjaga kebersihan lingkungan.
“Kebersihan kota adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya petugas kebersihan,” tegasnya.
Kegiatan Safari Ramadan ditutup dengan pelaksanaan salat Isya dan Tarawih berjamaah bersama warga.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Balikpapan berharap nilai spiritualitas, solidaritas, dan kepedulian sosial yang tumbuh selama Ramadan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.(Adv Diskominfo Balikpapan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *