by

Agusriansyah: Diskusi Tidak Mengurangi Esensi Perjuangan Buruh

SANGATTA,suarabalikpapan.com-Anggota DPRD Kutai Timur  dari Partai Keadilan Sejaterah (PKS), Agusriansyah Ridwan menyetujui angenda buruh untuk membuka ruang diskusi pada momen Mey Day. Namun, dia berharap agar angenda tersebut digeser pada 3 Juni 2021.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri acara silaturahmi Polres Kutim bersama dengan kaum buruh di salah satu rumah makan di Kota Sangatta, Selasa (27/4/2021). “Saya sebagai ketua Bapemperda sepakat kita membuka ruang diskusi, Senin boleh,” ucapnya.

Momen May Day atau peringatan hari buruh sedunia 2021 jatuh pada Sabtu atau bertepatan dengan hari libur. Momen hari buruh tersebut bisanya dilaksankan oleh pengurus serikat dengan orasi dan turun ke jalan dengan menghadirkan ribuan anggota. Akasi semacam dihawitkan terjadi lantaran masih dalam kondisi Pandemi Covid-19.

Agusriansyah dalam hal menegaskan, sepakat dengan keinginan bersama untuk membuat ruang diskusi dalam rangkah memperingati May Day di Kutim tahun ini. “Apalagi sekarang ini gerakan nasional kita, kalau bukan kita betul-betul membantu pemerintah maka kita akan rumit keluar dari perosalan pandemi,” jelasnya.

Dia mengatakan, ruang diskusi dalam momen May Day tidak mengurangi esensi dari perjuangan buruh. Terlebih dirinya sebagai kader PKS mengerti terhadap perjuangan buruh.

Diketahui, Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) secara nasional, itu sebelumnya menolak Undang-undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker). Sikap ini sama dengan kaum buruh kala itu yang menolak UU Cipta Kerja untuk disahkan. “Apalagi saya sebagai pribadi dan partai juga mengerti perjuangan buruh ini. Insyaallah tidak perlu ada ragu dan diluar itu juga sama semangatnya,” tutur Agusriansyah. (adv/sb-04).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini