by

Alhamdulillah! Jenazah Petani Sawit Tenggelam di Sungai Kandilo Ditemukan

TANA PASER,suarabalikpapan.com-Wahyudi (21) seorang petani  sawit yang mengalami kecelakaan air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kandilo tepatnya di RT 03 Desa Damit, Kecamatan Paser Belengkong, pada Minggu (26/9/2021) akhirnya ditemukan tim penyelamatan pada Selasa (28/9/2021) sekira pukul 11.30 wita.

Jenazah Wahyudi yang ditemukan sekitar 500 meter dari TKP. Saat ini, telah dievakuasi oleh tim penyelamat dari BPBD, Satpol PP, Polairud, Polsek Paser Belengkong dan masyarakat sekitar.

“Jenazah sudah ditemukan radius 500 meter dari TKP awal. Saat ini sudah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis rumah Sakit Panglima Sebaya Tanah Grogot, kemudian akan kami serahkan ke pihak keluarga,” kata IPTU Wahyudhi, Selasa (28/9/2021).

Menurutnya, pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum. Namun demikian pihak kepolisian juga masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui penyebab terjadinya laka air tersebut.

“Untuk saat ini kami belum bisa menyimpulkan penyebab peristiwa laka yang mengakibatkan hilangnya nyawa seorang petani sawit. Kami harus melakukan penyelidikan lagi di lapangan,” akunya.

Sementara itu, Kasat Polair Polres Paser AKP Suwarno berharap setiap warga yang memanfaatkan transportasi DAS Kandilo agar menggunakan peralatan safety berupa life jacket dan pelampung.  Wahyudi sebenarnya tenggelam bersama dua rekannya yang berhasil selamat yakni Junaidi dan Hairul Huda saat menyeberangi sungai menggunakan perahu ketinting yang memuat sebuah sepeda motor yang diletakan di bagian depan perahu.

Di tengah perjalanan sepeda motor di atas perahu tersangkut pada seutas tali yang melintang di tengah sungai milik sebuah kapal penyedot pasir sehingga membuat perahu yang ditumpangi para korban terbalik. Pasalnya, sepeda motor yang tersangkut tali terseret ke bagian belakang perahu dan membuat perahu tersebut terbalik menghempas para penumpang ke dalam sungai.

Sementara itu, Marzuki (36) warga Desa Tabru, Kecamatan Batu Engau yang diterkam buaya  pada Minggu (26/9/2021) sekira pukul 15.00 Wita, hingga saat ini masih dilakukan pencarian oleh tim BPBD Paser, Brimob Pam dan karyawan PT PGSA, di bantaran Sungai Sangkurane, Desa Kerang, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser.(sb-06)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini