by

Banggar DPRD dan TAPD Pemkab Paser Bahas Hasil Pemeriksaan BPK

TANA PASER,suarabalikpapan.com- Tim Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Paser menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang rapat Bapekat DPRD Paser, pada Kamis (15/7/2021). RDP  membahas Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI  tentang Raperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020.

Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD H Fadly Imawan didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ina Rosana, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Romif Erwinadi, Tim Banggar DPRD M Saleh, Basri M, Eva Sanjaya, Hamransyah, Supian, Ahmad Rafii, Indra Pardian beserta pimpinan OPD terkait.

Waki Ketua DPRD Fadly Imawan mengatakan, RDP kali membahas hasil pemeriksaan BPK terkait hasil temuan BPK tentang Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020. “Kami telah membahas dengan TAPD tentang temuan ini agar kedepannya penggunaan APBD lebih tepat sasaran sebab ada silfa sekitar Rp520 miliar. Kami telah konfirmasi dengan TAPD terkait silfa tersebut dan kami sepakat dialihkan untuk penanganan Covid-19 di Paser,” kata Fadly.

Lanjut Fadly, pembahasan ini bertujuan agar kedepannya laporan keuangan lebih baik lagi mengingat Kabupaten Paser telah menerima penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)   ke-8 kali dari BPK. “Seharusnya harus bisa lebih baik lagi dalam pengelolaan keuangan yang ada di Kabupaten paser.” ucapnya

Fadly menambahkan, terkait adanya temuan BPK di KONI Kabupaten Paser tahun 2018, 2019, dan 2020 akibat keterlambatan laporan pertanggung jawaban (Lpj) dari pihak KONI. “Selama ini KONI setiap pencairan dana hibah ini selalu diakhir tahun sedangkan pada bulan Januari sudah masuk tahun berikutnya Lpj ini yang mengakibatkan keterlambatan. Kami telah meminta KONI agar Lpj dikerjakan secepatnya. Begitu juga kepada OPD Terkait kami memintan untuk membantu pencairan di KONI agar ditahun berikutnya tidak ada lagi temuan dari BPK RI,” harapnya.(sb-06)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini