by

Bupati Paser Serahkan HGP dan KTPP kepada Pedagang Pasar Penyembolum Senaken

TANA PASER,suarabalikpapan.com-Ratusan lapak di Pasar Penyembolum Senaken, Kecamatan Tanah Grogot telah selesai dibangun. Lapak terbagi dua blok yaitu Blok A  218 lapak dan  Blok B 192 lapak. Pada Rabu (7/7/2021) Pemkab Paser secara resmi membagikan ratusan lapak tersebut kepada para pedagang.

Hadir dalam pembagian lapak Bupati Paser dr Fahmi Fadli, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi, dan UKM, Kepala Bagian Ekonomi, Kepala Bagian Hukum, Kepala UPTD Pasar Penyembolum Senaken serta Ketua Komisi III DPRD Paser.

Pada kesempatan tersebut Bupati Paser dr Fahmi Fadli secara simbolis menyerahkan langsung Hak Guna Pakai (HGP) dan Kartu Tanda Pengenal Pedagang (KTPP) kepada ratusan pedagang yang akan mengisi lapak.  Untuk itu, Bupati Fahmi berpesan kepada tim pengelola dan pembagian lapak agar pedagang yang benar-benar menjadi korban musibah kebakaran tahun 2018 yang menjadi prioritas untuk diberikan hak kepemilikan lapak.

“Tidak ada pedagang baru yang mendapatkan fasilitas HGP. Jika pada hari ini masih ada pedagang lama yang belum mendapatkan HGP, itu hanya masalah waktu, karena proses saat ini sedang berlangsung. Akan ada evaluasi setiap kebijakan, jadi silakan Bapak dan Ibu bersabar, semoga dalam waktu yang tidak terlalu lama semua pedagang mendapatkan kembali haknya secara adil, merata dan proporsional,” ujar Bupati Fahmi.

Bupati meminta maaf kepada pemilik lapak karena waktu untuk pemulihan dari kebakaran memerlukan waktu yang cukup lama untuk pembangunan kembali disebabkan oleh adanya mekanisme baku dalam penggunaan dana APBD.

“Kami dari pemerintah tidak ingin asal-asalan dalam membangun kembali pasar. Ini adalah pasar induk untuk Kabupaten Paser, jadi persiapan harus benar-benar matang, mulai dari kajian penyebab terjadinya kebakaran, lalu perencanaan untuk pembangunan kembali, serta pembangunan itu sendiri,” ucapnya.

Ia melanjutkan, yang tak kalah penting adalah dalam proyek pemerintah, proses serah terima pekerjaan yang mencakup serah terima hasil pekerjaan pertama atau PHO, kemudian masa pemeliharaan, dan yang terakhir serah terima pekerjaan akhir atau FHO yang dilakukan oleh Kontraktor Pelaksana dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

“Tahapan ini yang memerlukan waktu yang cukup panjang yaitu selama 6 bulan setelah pasar ini diresmikan oleh Wakil Bupati Paser sebelumnya H Kaharuddin 28 Desember 2020 lalu.” Akunya.

Ia mengajak kepada para pedagang untuk menciptakan rasa memiliki terhadap tempat berjualan, dan semua akan turut memelihara dan menjaga kebersihan Pasar Senaken. “Semoga ke depan Pemkab Paser melalui instansi terkait, dalam hal ini Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM selalu memberikan pembinaan kepada para pedagang, serta aktif membantu menciptakan rasa nyaman di Pasar Senaken, baik kepada penjual, maupun pembeli” pungkasnya.(sb-06)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita terkini