by

Dewan Setuju Pinjaman Pemkab Paser Ke Bank Kaltimtara Sebesar Rp600 Miliar

TANA PASER,suarabalikpapan.com-DPRD Paser menggelar rapat paripurna di ruang Rapat Paripurna DPRD Paser, Senin (30/8/2021). Rapat terkait rekomendasi Badan Anggaran (Banggar) DPRD Paser terhadap rencana Pemkab Paser untuk melakukan pinjaman kepada PT BPD Kaltimtara sebesar Rp600 miliar.

“DPRD Kabupaten Paser menyetujui pinjaman Pemerintah Daerah kepada PT BPD Kaltimtara dengan plafon anggaran sebesar Rp600 miliar,” kata Anggota Banggar DPRD Paser Hj Noveri Amelia Parmiesca, dalam rapat paripurna.

Lanjut Noveri, pihaknya meminta Pemkab Pasewr agar memperhatikan kaidah-kaidah  atau aturan yang berlaku dalam pengembalian pinjaman daerah dengan mempertimbangkan masa jabatan Bupati Paser sesuai SK Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

“DPRD Paser mengharapkan melalui pinjaman daerah ini pemerintah daerah benar-benar memperhatikan perbaikan kualitas SDM di semua sektor di lingkungan Pemkab Paser terutama perangkat daerah yang mempunyai beban kuantitatif anggaran yang besar,” pintanya.

Mengingat kata Noveri, menjadi kunci utama menuju Good Governance dan semangat percepatan Pelaksanaan Visi Paser Maju, Adil, Sejahtera (MAS) yang akan difokuskan terhadap pembangunan infrastruktur jalan di beberapa wilayah Paser.

“Hal tersebut ditekankan guna meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi antar wilayah, baik wilayah kecamatan maupun desa atau kelurahan,” ujarnya.

Noveri menegaskan, pihaknya mengingatkan kepada pemerintah daerah agar memperhatikan kapasitas fiskal daerah dalam menutupi defisit anggaran di tahun mendatang, mengingat besarnya biaya untuk pengembalian dana pinjaman daerah selama masa jabatan kepala daerah.

“Hal ini perlu menjadi perhatian khusus dalam menyusun kerangka acuan kerja, serta program dan kegiatan yang masuk dalam RPJMD, RKPD, KUA-PPAS dan Raperda APBD tahun mendatang,” katanya.

Pihaknya meminta kepada pemerintah daerah untuk melakukan kajian teknis terlebih dahulu terkait pelaksanaan kegiatan pembangunan infrastruktur jalan yang akan dibiayai melalui pinjaman daerah.

“Hal-hal yang bersifat detail dan teknis pelaksanaan, akan menjadi bahan pembahasan lebih lanjut pada saat pengajuan Rancangan Peraturan Daerah(Raperda) tentang Pinjaman Daerah. Selanjutnya setelah persetujuan ini pemerintah daerah dapat segera melakukan tahapan selanjutnya,” jelasnya.

Usai penandatangan dan persetujuan terkait pinjaman tersebut, Bupati Paser dr Fahmi fadli mengatakan, segera melakukan tahap selanjutnya dan berharap tidak ada kendala saat melakukan tahapan tersebut.

“Setelah ini ada tahapan-tahapan selanjutnya yang akan dilakukan, kami berharap tidak ada kendala dan hambatan sedikitpun karena kedepan ini merupakan kerja-kerja nyata kami, karena kami inginkan adanya percepatan dalam pembangunan infrastruktur di Paser,” ujarnya.

Apabila dimungkinkan dapat melakukan lelang mendahului kata Bupati Paser, akan dilakukan guna mempercepat pembangunan infrastruktur yang diharapkan oleh masyarakat Paser.

“Artinya kegiatan yang kami lakukan selama menjabat ini bukan kerja-kerja biasa akan tetapi kerja-kerja yang luar biasa untuk percepatan pembangunan infrastruktur di Paser dan penanganan Covid-19,” terangnya.

Terkait besaran bunga 6 persen yang diberikan kepada perbankan ke Pemkab Paser kata Fahmi hal tersebut tidak dapat dapat diturunkan lagi dikarenakan sudah sesuai dengan otoritas jasa keuangan (OJK).

“Sudah finis tidak dapat turun lagi, awalnya besaran bunga tersebut 7%, kami tekan turun di 6,5% masih kami tekan lagi dan keputusan akhir di 6% dan tidak dapat turun lagi,” ucapnya.

Dengan adanya suku bunga 6% yang diberikan terkait pinjaman daerah ke pihak perbankan, kata Fadli, pihaknya sudah melakukan rapat kordinasi dengan instansi terkait dengan perhitungan yang matang.

“Tentunya sudah ada perhitungan rasio yang matang kami lakukan dengan pinjaman Rp600 miliar dengan bunga 6% kami yakin telah sesuai dengan kemampuan pemerintah daerah,” pungkasnya.(sb-06)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini