DPRD Balikpapan

Jadi Ikon Kota, Komisi II DPRD Balikpapan Dukung Revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur

207
×

Jadi Ikon Kota, Komisi II DPRD Balikpapan Dukung Revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur

Share this article
Sekretaris Komisi II DPRD Balikpapan Taufik Qul Rahman

BALIKPAPAN, suarabalikpapan.com – Komisi II DPRD Balikpapan memberikan dukungan penuh terhadap upaya Pemerintah Kota Balikpapan untuk merevitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur. Revitalisasi ini dianggap sebagai langkah strategis dalam memperbaiki kondisi pasar tradisional yang selama ini terabaikan dan telah membutuhkan perhatian serius.
Sekretaris Komisi II DPRD Balikpapan, Taufik Qul Rahman, menegaskan komitmen pihaknya untuk mendukung proyek revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur. Sebagai bentuk dukungan nyata, Komisi II DPRD Balikpapan melakukan kunjungan lapangan bersama anggota DPRD, Ketua Komisi II, serta Dinas Perdagangan (Disdag) Balikpapan. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi pasar dan memahami berbagai permasalahan yang ada.
“Kami turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi Pasar Inpres Kebun Sayur. Pasar ini sudah terlalu lama dibiarkan tanpa pembenahan, padahal memiliki potensi besar sebagai pusat oleh-oleh khas Kalimantan,” ungkap Taufik Qul Rahman.
Pasar Inpres Kebun Sayur dikenal sebagai ikon penting di Balikpapan, khususnya karena menawarkan berbagai souvenir khas Kalimantan. Revitalisasi pasar ini diharapkan dapat memberikan wajah baru, serta meningkatkan daya tarik wisata, menjadikannya sebagai destinasi belanja yang lebih menarik bagi wisatawan. Taufik menyebutkan bahwa para pedagang pasar sudah sepakat dan mendukung penuh rencana revitalisasi tersebut.
“Kami sudah bertemu dengan pedagang, dan mereka setuju dengan rencana ini. Kami berharap Walikota Balikpapan dapat memprioritaskan pembangunan ini agar Balikpapan memiliki pasar tradisional yang membanggakan, apalagi dengan peran kota ini sebagai penyangga ibu kota negara,” harap Taufik.
Proyek revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur diperkirakan memerlukan anggaran hingga Rp 100 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 65 miliar akan dialokasikan untuk revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur, sementara Rp 35 miliar lainnya akan digunakan untuk revitalisasi Pasar Loak. Jika rencana ini disetujui, revitalisasi akan dilakukan secara bertahap dan diharapkan selesai pada 2026.
“Pasar ini adalah wajah Balikpapan. Kami tidak ingin tamu dari luar negeri atau daerah melihat kondisi pasar yang memprihatinkan. Jika pasar ini dibangun dengan megah, kita semua akan merasa bangga,” kata Taufik.
Revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur diharapkan tidak hanya dapat meningkatkan fasilitas pasar, tetapi juga memperkuat citra Balikpapan sebagai kota yang siap mendukung ibu kota negara dengan infrastruktur yang modern dan representatif.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *