by

Ketua Dewan Dukung Modernisasi Pertanian di Paser

TANA PASER,suarabalikpapan.com-Sampai saat ini petani di Kabupaten Paser masih menggunakan cara tradisional pasca panen, yaitu hasil panen dijemur dipelataran rumah maupun jalan. Cara itu dilakukan petani di Desa Mendik, Kecamatan Long Kali.

Petani berharap adanya modernisasi penggilingan padi dan mesin kemasan. Menyikapi hal itu, Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi, mengatakan keinginan dari para petani di desa tersebut sudah sampai di telinganya.

“Kondisi menjemur hasil penen di jalan ini sudah dari dulu. Zaman sudah modern, masa mau dibiarkan berlarut, jadi sangat penting produsen penggilingan padi memiliki dryer (pengering),” kata Hendra, Minggu (8/8/2021).

Lanjut Hendra, terkait  keinginan adanya permintaan mesin kemasan. Menurutnya, hal itu merupakan usulan yang sangat bagus, sebab salah satu cara dari masyarakat untuk meningkatkan perekonomian khususnya petani sekaligus memperkenalkan beras merek lokal.

“Dengan kemasan dan merek beras Mendik di karung memberikan nilai tambah di pasaran dibandingkan tanpa kemasan,” ujarnya.

Saat ini sektor pertanian menjadi program prioritas Pemkab Paser. Menurut Hendra, pola-pola dalam pertanian bertahap diubah, apabila hal itu terus dibiarkan tidak menutup kemungkinan semakin jauh tertinggal dari daerah lain.

“Jangan sampai kita tertinggal dengan kabupaten tetangga. Apalagi lahan pertanian di Paser luas, sehingga modernisasi alat pertanian sangat diperlukan,”akunya.

Menurut Hendra, apa yang disuarakan petani sifatnya sangat penting, namun sebelum terealisasi harus terlebih dulu dimasukkan dalam Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) untuk usulan pada tahun depan. “Dari keinginan itu, kami upayakan masuk usulan prioritas,” pungkasnya.(sb-06)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini