by

Komisi III Apresiasi Pelayanan Uji Kir UPT-PKB Batakan

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Komisi III DPRD Kota Balikpapan mengapresiasi kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) terkait  pemeliharaan alat pelayanan uji kir kendaraan roda empat di Unit Pelaksana Teknis Pengujian Kendaraan Bermotor (UPT-PKB) Batakan.

Sekretaris Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Ali Munsjir Halim mengatakan, saat ini pelayanan uji kir di UPT-PKB Batakan sudah menggunakan peralatan yang lebih modern dengan sistem komputerisasi sehingga tidak membutuhkan waktu lama untuk melakukan uji kir. “Kita ingin melihat dari sisi  pemeliharaan itu, apa sudah benar- benar termanfaatkan dari anggaran yang tersedia. Dan kita lihat semuanya sudah berjalan dengan baik, nantinya akan dikaitkan dengan jumlah pelayanan yang mereka terima, ” ujar politisi partai Demokrat ini seusai peninjauan uji kir di UPT-PKB Batakan, Selasa (18/5/2021).

Munsjir menyampaikan, pola uji kir saat ini berbeda dengan pola yang dulu meskipun jumlah kendaraan yang uji Kir saat ini menurun dratis. Karena sebelumnya rata-rata 35 ribu dalam setahun,  dan saat ini hanya  bekisar 25 ribu. “Apakah banyak kendaraan bermutasi. Sekarang menurun, mungkin apa covid-19 atau gimana,” katanya.

Ali menjelaskan, meskipun pendapatan menurun, tetapi banyak kemajuan yang di capai. Dan juga dapat mencapai target dan ditoleransi dari sisi penerimaan, sehingga masih bisa menutupi anggaran. “Kami menilai progresnya bagus. Ini yang diinginkan oleh kita memberikan pelayanan untuk masyarakat,” jelasnya.

Dalam peninjuan pemeliharaan alat itu, Ali mengatakan, sejumlah peralatan baru yang telah dialokasikan dan mereka ajukan untuk pembiayaan pemeliharaan sesuai dengan hasil yang diberikan untuk masyarakat.

Sementara itu Kepala Dishub Kota Balikpapan Sudirman Djayaleksana, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Komisi III DPRD kota Balikpapan untuk melihat secara langsung pengujian kendaraan roda empat di UPT-PKB Batakan. “Untuk pengujian di Kaltim menjadi percontohan dan sejak Januari 2021 sudah menerapkan aturan Kemenhub bahwa buku kir sudah tidak berlaku. Dan sejak Agustus sudah lakukan pembayaran secara online,” akunya.(sb-02) 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini