DPRD Balikpapan

Komisi III DPRD Balikpapan Apresiasi Pemkot Tuntaskan Infrastruktur dan Cegah SILPA Akhir 2025

58
×

Komisi III DPRD Balikpapan Apresiasi Pemkot Tuntaskan Infrastruktur dan Cegah SILPA Akhir 2025

Share this article
Ketua Komisi III DPRD Balikpapan H. Yusri

BALIKPAPAN, suarabalikpapan.com – Komisi III DPRD Kota Balikpapan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, khususnya Dinas Pekerjaan Umum (DPU), atas keseriusannya dalam menuntaskan berbagai proyek infrastruktur di Kota Minyak.
Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, H. Yusri, menyebut pembangunan infrastruktur memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari fasilitas pendidikan hingga layanan kesehatan.
“Kami melihat Pemkot cukup serius menata kota agar semakin nyaman dihuni. Upaya ini tentu patut diapresiasi,” ujar Yusri, politisi Partai Golkar, di Gedung Parlemen Balikpapan, Rabu (15/10/2025).
Komitmen Pemkot Balikpapan Benahi Infrastruktur
Menurut Yusri, geliat pembangunan yang tengah berjalan menunjukkan arah positif. Meski belum sempurna, penataan kota dinilai semakin rapi dan terarah.
“Pembangunan memang butuh proses. Yang penting ada komitmen dan konsistensi untuk menyelesaikan program yang sudah direncanakan,” tambahnya.
Selain itu, Yusri menyoroti pentingnya percepatan penyerapan anggaran daerah guna menghindari Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) di akhir tahun anggaran 2025. Ia menegaskan, tingkat realisasi anggaran menjadi indikator penting dalam menilai efektivitas pembangunan di daerah.
“Melalui APBD 2025, kami berharap proyek-proyek yang sempat tertunda bisa kembali dilanjutkan meski terjadi penyesuaian anggaran,” jelas legislator asal Balikpapan Selatan itu.
Komisi III DPRD Balikpapan juga memastikan dukungan terhadap program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, termasuk kelanjutan pembangunan RSUD Balikpapan Barat dan RSUD Balikpapan Timur.
“Insya Allah, kedua proyek tersebut tetap mendapatkan alokasi dari Pemkot,” tegas Yusri.
Dengan langkah konsisten antara eksekutif dan legislatif, Pemkot Balikpapan diharapkan mampu menyelesaikan seluruh target pembangunan infrastruktur dan menekan potensi SILPA di akhir tahun anggaran 2025. SiLPA adalah selisih lebih antara realisasi penerimaan dan pengeluaran anggaran selama satu periode, sedangkan SILPA adalah Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran, yang merupakan selisih antara surplus/defisit anggaran dengan pembiayaan netto. Keduanya merujuk pada dana sisa anggaran yang tidak terpakai dan bisa digunakan untuk kebutuhan lain di masa depan. (sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *