by

Korban Diterkam Buaya di Sungai Sangkurane Ditemukan, Badan Tidak Utuh Lagi

TANA PASER,suarabalikpapan.com-Marzuki (36) korban yang diterkam buaya pada Minggu (26/9/2021) akhirnya ditemukan di kawasan Hulu Sungai Sangkurane, Desa Tebru Paser Damai, Kecamatan Batu Engau, pada Kamis (30/9/2021) pukul 13.20 Wita.

Personel Rescue Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser, Marwansyah mengatakan, korban saat ditemukan bagian tubuh tak utuh lagi yakni bagian kaki terpisah, dengan badan dan perutnya sudah tidak ada.

Sementara itu, Kapolsek Batu Engau Iptu Suradi SH mengatakan, korban ¬†dinyatakan hilang akibat diterkam buaya saat sedang menjala udang di sungai Sangkurane. Saat ini, korban telah dievakuasi oleh tim gabungan dari Polsek Batu Engau, Koramil Batu Engau, BPBD Paser,¬† karyawan PT PGSA, para relawan dan warga sekitar. “Pihak keluarga menolak dilakukan visum dan meminta agar korban langsung di makamkan saja,” ujar Kapolsek Suradi.

Akibat peristiwa tersebut Iptu Suradi mengimbau kepada warga Kecamatan Batu Engau yang berdekatan dengan aliran sungai agar selalu waspada dan berhati-hati. “Jangan mencari ikan di sungai khususnya menjala, sebab saat pencarian korban kami ¬†menemukan sekali buaya di daerah aliran sungai,” pintanya.

Sekadar diketahui Marzuki (36) warga Desa Tabru, Kecamatan Batu Engau diterkam buaya di bantaran Sungai Sangkurane, Desa Kerang, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser pada Minggu (26/9/2021) sekira pukul 15.00 Wita.

Berdasarkan keterangan istri Korban kejadian sekitar pukul 09.00 wita, dirinya bersama korban berangkat bekerja ke PT Senabangun Aneka Pertiwi Desa Tabru. Kemudian usai bekerja sekitar pukul 15.00 wita korban menuju Sungai Sangkurane untuk mencari udang dengan cara menjala.

Pada saat korban melemparkan jala tiba-tiba korban langsung disambar buaya. Lalu istrinya langsung meminta pertolongan namun tidak ada orang yang mendengar teriakan istri korban.

Korban sempat meminta kepada istrinya agar  berlari untuk meminta pertolongan. Sekitar 400 meter dari TKP istri korban bertemu dengan seorang warga yang merupakan teman kerja korban untuk bersama-sama mendatangi TKP. Ketika teman korban dan istri korban kembali ke TKP korban sudah tidak ada, atas kejadian tersebut istri korban segera melaporkan ke Polsek Batu Engau.

Berdasarkan dari laporan tersebut maka personil gabungan segera melakukan pencarian terhadap korban di bantaran Sungai Sangkurane.(sb-06)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini