by

Pansus Raperda II dan III DPRD Paser Kunker ke Kemenkum-HAM Kaltim, Konsultasikan Tiga Raperda

TANAH PASER,suarabalikpapan.com-Pansus Raperda II dan III  DPRD Kabupaten Paser melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum-HAM) Kaltim, pada  Kamis (04/11/2021). Kunker dalam rangka konsultasi Raperda tentang Pendidikan Baca Tulis dan Menghafal Al-Qur’an,  Raperda Perlindungan dan Pelestarian Kebudayaan Adat Paser serta Raperda Cadangan Pangan Pemerintah Daerah.

Anggota Pansus II Budi Santoso mengatakan, perbedaan sosial budaya sangat berpengaruh di Kabupaten Paser, seperti budaya pendatang yang memilih bertani sementara penduduk asli lebih memilih berkebun. “Akan tetapi pola-pola yang diterapkan di daerah lain baik secara sistematika maupun teknis walaupun sedikit bisa diterapkan di Kabupaten Paser maka perbedaan sosial budaya tersebut akan bisa diatasi dengan Perda Cadangan Pangan,” kata Budi Santoso.

Permasalahan utama, kata Budi Santoso, terdapat pada pola penyimpanan. Begitu bekerjasama dengan Bulog, ternyata itu juga tidak gratis. Secara teknis di lapangan terkadang Pemerintah Daerah masih sulit, selain masalah penyimpanan dibutuhkan juga perawatan terhadap pangan baik itu hasil pertanian maupun perkebunan. “Atas dasar permasalahn ini DPRD Paser membutuhkan kajian-kajian teknis dan informasi-informasi dari berbagai daerah,” ujar Budi.

Ketua Pansus Raperda III Muhamad Jarnawi mengatakan, mengenai Raperda tentang Baca Tulis Al-Qur’an DPRD Paser masih berhati-hati karena sama seperti daerah-daerah lain di Indonesia, Kabupaten Paser juga menjadi rumah bagi masyarakat dari berbagai macam suku dan agama dan ditakutkan akan terjadi kesalahpahaman bahwa hanya satu agama tertentu saja yang diutamakan.

“Maka dari itu DPRD Paser butuh masukan dan kajian untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman tersebut. Selaras dengan permasalahan diatas, Perda terkait Perlindungan dan Pelestarian Kebudayaan Adat Paser juga mengalami kendala yang sama, dimana ditakutkan akan terjadi kesalahpahaman bahwa hanya satu adat tertentu saja yang diutamakan, sementara Kabupaten Paser turut dibangun oleh masyarakat dari berbagai adat budaya berbeda yang sudah berintegrasi dengan budaya lokal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kaltim Sofyan berharap kunjungan ini dapat bermanfaat dan menciptakan produk hukum yang baik. Ikut serta dalam Kunker Kunjungan Ketua Pansus II Dian Yuniarti, Ketua Pansus III Muhamad Jarnawi, Wakil Ketua DPRD Paser Abdullah serta Seketaris DPRD drh Boy Susanto.(sb-06)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita terkini