Provinsi Kaltim

Persiapan Popnas 2023, Dispora Kaltim Gelar Pelatihan Cabor Bagi 22 Pelatih

59
×

Persiapan Popnas 2023, Dispora Kaltim Gelar Pelatihan Cabor Bagi 22 Pelatih

Share this article
Kadispora Provinsi Kaltim Agus Tianur berfoto bersama di sela-sela Pelatihan Cabor Popnas 2023 di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, pada Rabu (15/2/2023)

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur menggelar Pelatihan Cabang Olahraga (Cabor) Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2023 dengan tema “Peran Pelatih dalam Pengembangan Bakat Menghadapi Event Popnas 2023” di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, pada Rabu (15/2/2023). Kadispora Provinsi Kaltim Drs Agus Tianur MSi, mengatakan, pelatihan kali ini, diperuntukan bagi pelatih cabor yang akan diikutsertakan dalam Popnas XVI 2023, di Palembang Sumatera Selatan. “Tujuannya  untuk membekali keahlian dan kemampuan teknis pelatih agar menghasilkan atlit yang andal untuk bisa meraih medali,” kata Agus Tianur di sela-sela pelatihan. Menurutnya, pelatih sangat berperan alam menentukan prestasi atlet. Untuk itu, pihaknya merasa perlu untuk melakukan kegiatan ini dengan berbagai pertimbangan. Salah satunya, karena ada perubahan sangat signifikan dalam cabor yang akan di pertandingkan dalam Popnas. “Hal ini menjadi ujian bagi Kaltim untuk mempertahankan peringkat 10 besar sebab untuk naik tingkat suatu tantangan yang sulit, tetapi kita tidak pesimis karena cabor-cabor yang masuk di Popnas untuk usia mudanya di Kaltim masih belum memberikan hasil yang maksimal,” katanya. Sementara untuk cabor yang telah mendongkrak prestasi Kaltim di Popnas, lanjut Agus Tianur, adalah  cabor gulat namun tidak dipertandingan di Popnas Palembang. “Meskipun kita mempunyai sekolah olahraga tetapi saya amati di Popnas juga tidak berpengaruh signifikan, sementara di Bali tidak ada sekolah olahraganya  mampu mendongkrak rankingnya di Popnas kemarin, kalau tidak salah mereka ranking 7,” akunya. Jadi peringkat atlit Bali di Popnas ternyata berkorelasi dengan peringkat di PON yakni peringkatnya naik. Sebab pembinaan atlit usia dini lewat Popnas dengan atlet PON ternyata paralel. “Kita di Kaltim usia dini belum terlalu paralel di PON kita ranking 5 dan di Popnas ranking 9. Nah di provinsi lain melompat prestasi.Sedangkan kita belum bisa mempelajari lebih jauh apa yang mereka lakukan sehingga prestasi itu bisa lebih baik,” terangnya. Makanya di Popnas, tegas Agus Tianur, kalau pihaknya tidak bersiap dari awal menaikkan ranking maka prestasinya akan turun sebab olahraga di samping mengenjot prestasi ada kalkulasi-kalkulasi strategi yang harus diperhitungkan. Ia berharap, kegiatan yang diikuti 22 pelatih cabor di Kaltim ini bisa mengupayakan semua cabor sebagai unggulan karena semuanya menjadi prioritas. “Saya berharap dengan adanya pelatihan ini para pelatih mendapat tambahan wawasan yang bisa di aplikasikan agar mengerti, memahami dan bisa mentransfer ilmunya kepada anak asuhnya yang akan bertarung di Popnas Palembang,” harapnya.(sb-02/adv/kominfo-kaltim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *