Kota Balikpapan

Rahmad Mas’ud Kaget BPBD Balikpapan Tak Ganti Seragam Dinas Selama Tiga Tahun

26
×

Rahmad Mas’ud Kaget BPBD Balikpapan Tak Ganti Seragam Dinas Selama Tiga Tahun

Share this article
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com – Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengaku terkejut setelah mengetahui personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan belum menerima penggantian seragam dinas selama tiga tahun terakhir.
Informasi tersebut baru diterima Rahmad dan langsung mendapat perhatian serius. Ia memastikan akan meminta penjelasan kepada Kepala BPBD Kota Balikpapan terkait alasan belum terealisasinya pengadaan seragam bagi petugas yang bertugas di garis depan penanganan bencana dan keadaan darurat.
“Saya juga baru mendengar bahwa BPBD sudah tiga tahun tidak mengganti seragam dinas. Nanti akan saya tanyakan langsung kepada Kepala BPBD Kota Balikpapan,” kata Rahmad Mas’ud, Senin (8/6/2026).
Rahmad menegaskan, Pemerintah Kota Balikpapan pada prinsipnya telah menyediakan ruang anggaran untuk mendukung kebutuhan operasional dan perlengkapan aparatur sipil negara (ASN), termasuk pengadaan seragam dinas.
Karena itu, apabila usulan pengadaan seragam telah diajukan tetapi belum terealisasi dalam kurun waktu yang cukup lama, ia meminta agar persoalan tersebut segera dilaporkan secara langsung.
“Kalau memang sudah diusulkan tetapi belum terealisasi selama tiga tahun, silakan lapor kepada wali kota,” tegasnya.
Menurut Rahmad, langkah tersebut penting agar pemerintah daerah dapat segera mengetahui kendala yang terjadi dan mencari solusi yang tepat.
Rahmad menilai pemenuhan kebutuhan dasar aparatur merupakan bagian penting dalam mendukung kualitas pelayanan publik. Ketersediaan seragam dinas yang layak juga menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap kinerja pegawai di lapangan.
Terlebih, personel BPBD memiliki peran strategis dalam penanganan bencana, evakuasi, hingga berbagai kondisi kedaruratan yang membutuhkan kesiapsiagaan tinggi.
Dengan dukungan perlengkapan yang memadai, para petugas diharapkan dapat menjalankan tugas secara optimal dan profesional.
Lebih lanjut, Rahmad menekankan bahwa aparatur sipil negara memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi contoh yang baik di tengah masyarakat. Penampilan yang rapi dan disiplin, termasuk penggunaan seragam dinas yang sesuai ketentuan, merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah.
“Kalau kita sebagai ASN ingin memberikan contoh kepada masyarakat, maka kita harus bisa memberi contoh terlebih dahulu kepada diri sendiri dan lingkungan sekitar sehingga dapat menjadi panutan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa profesionalisme ASN tidak hanya tercermin dari kualitas pelayanan yang diberikan, tetapi juga dari kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku di lingkungan pemerintahan.
Dengan adanya perhatian langsung dari Wali Kota Balikpapan, persoalan pengadaan seragam dinas BPBD yang belum terealisasi selama tiga tahun diharapkan segera mendapat solusi sehingga kebutuhan personel dapat terpenuhi dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *