by

Soal Kasus Rekaman Video di Kamar Mandi, Wakil Ketua DPRD Kutim Minta Polisi Usut Tuntas

SANGATTA,suarabalikpapan.com–Wakil Ketua I DPRD Kutai Timur, Asti Mazar, mengutuk keras perbuatan seorang lelaki di Desa Sangatta Selatan yang merekam tetangganya seorang wanita yang sedang mandi menggunakan video ponsel. Asti mengaku terkejut ketika pertama kali mendengar adanya kasus tersebut yang terjadi daerah pemilihan (dapil) dirinya.

Menurutnya, warga  Sangatta Selatan selama ini hidup tentram dan damai dihebohkan dengan kasus perekaman video tersebut. Di mana pelakunya merupakan tetangga korban yang mengintip dari atas plafon kamar mandi kemudian merekam korban yang sedang mandi hingga pelaku berhasil mengoleksi 51 rekaman video. “Saya geram sekali mendengar kasus itu. Ini sudah merupakan pelecehan seksual sehingga tak bisa dimaafkan begitu saja,” kata Asti.

Dia mengaku, pihak keluarga korban telah menyampaikan kepada dirinya perihal kejadian tersebut. Legislator Partai Golkar itu meminta kepada Polres Kutim untuk memberikan sanksi setimpal kepada pelaku sesuai undang-undang yang berlaku.

“Kalau pelaku khilaf, mungkin hanya ada 1 kali video lah. Tapi ini puluhan video, makanya bikin saya geram. Saya harap pihak kepolisian mengusut tuntas kasus ini sesuai hukum yang berlaku. Tolong dikawal baik-baik,” pinta Asti.

Kasus ini telah dilaporkan ke Reskrim Polres Kutim, pada Sabtu (10/4/21) lalu. Pelaku telah diamankan dan menjalani pemeriksaan. Belakangan diketahui pelaku sering memeluk dan memegang area intim dari keponakanya yang masih gadis.(adv/sb-04)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini