Provinsi Kaltim

Sosbang, Agus Aras Tanamkan Wawasan Kebangsaan kepada Warga

45
×

Sosbang, Agus Aras Tanamkan Wawasan Kebangsaan kepada Warga

Share this article
Anggota DPRD Kaltim Agus Aras melaksanakan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di salah satu daerah pemilihannya , di Balai PKK Desa Tepian Indah, Kecamatan Bengalon, Kutim

KUTIM,suarabalikpapan.com – Anggota DPRD Kaltim Agus Aras melaksanakan kegiatan  Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Sosbang) di salah satu daerah pemilihannya (Dapil), di Balai PKK Desa Tepian Indah, Kecamatan Bengalon, Kutim. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Komandan Rayon Militer 0909/06 Bengalon Kapten CBH Heru Eko Susanto, dihadiri Kades Tepian Indah Kwirinius Parwono Rasi, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan dan warga Desa Tepian Indah. Dalam sambutannya, Agus Aras menyampaikan, kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan adalah kegiatan sosialisasi terbaru kedewanan provinsi Kaltim, selain kegiatan Serap Aspirasi Masyarakat (Reses) dan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper). “Hari ini saya secara konstitusi ingin menyampaikan penguatan kepada masyarakat tentang wawasan kebangsaan. Karena bangsa ini dan masyarakat semakin mudah mendapatkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan atau hoax,” ucapnya, Sabtu (11/2/2023). Untuk menghindari mudahnya informasi negatif merusak rasa kebangsaan, Agus Aras meminta agar seluruh masyarakat dapat kembali mencermati arti dan makna wawasan kebangsaan itu sendiri, yang terdiri dari empat pilar. Yaitu, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. “Ini yang perlu diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga ketahanan dan ketertiban masyarakat tercipta” katanya. Sementara itu, Danramil 0909/06 Bengalon Kapten CBH Heru Eko Susanto mengatakan, wawasan kebangsaan sangat diperlukan untuk memberi pemahaman kepada masyarakat mengenai keberagaman dan saling menghargai. Wawasan kebangsaan pada hakekatnya adalah hasrat yang sangat kuat untuk kebersamaan dalam mengatasi segala perbedaan dan diskriminasi. Wawasan kebangsaan tidak dilandasi atas asal-usul kedaerahan, suku, keturunan, status sosial, agama dan keyakinan. Implementasi dari 4 pilar (Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika) tercermin dari Sadar Berbangsa Indonesia seperti membina kerukunan, persatuan kesatuan, mencintai budaya bangsa, mengutamakan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi, kelompok dan golongan. “Bergotong-royong mensukseskan program pemerintah, baik RT, Desa, Kecamatan sampai Kabupaten, juga merupakan bukti kecintaan pada tanah air Indonesia,” kata Danramil Bengalon ini. Kemudian, Sadar Bernegara Indonesia memahami bahwa kita bertanah air satu, bernegara satu dan berbahasa satu. Selanjutnya mentaati peraturan dan perundang-undangan yang berlaku di negara Indonesia. Meyakini akan kebenaran Pancasila sebagai ideologi negara, falsafah bangsa, demi kemajuan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(sb-02/adv/kominfo-kaltim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *