by

Tingkatkan Disiplin dan Kinerja Pegawai, Pemkab Paser Terapkan E-Presensi dan SKP Online

TANA PASER,suarabalikpapan.com-Pemerintah Kabupaten Paser  mulai menerapkan absensi Elektronik Presensi (E-Presensi) dan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) Online bagi pegawai di lingkungan kantor OPD. Kepala Badan Kepegawaian dan Penelitian Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Paser, Suwito mengatakan, penerapan  E-Presensi dan SKP Online sebagai salah satu cara untuk mendisiplinkan dan meningkatkan kualitas kerja pegawai di lingkungan Pemkab Paser.

“Kami berupaya untuk meningkatkan kedisiplinan dan kualitas kinerja pegawai di lingkungan Pemkab Paser. Tentunya dengan harapan dapat mendukung pencapaian visi dan misi Kabupaten Paser di bawah kepemimpinan Bupati dr Fahmi Fadli dan Wakil Bupati Hj Syarifah Masitah Assegaf,” kata Suwito, media ini, Rabu (19/05/2021).

Ia menjelaskan,  selama ini pelaksanaan absensi pegawai dilakukan secara manual, sehingga sangat mudah untuk di manipulasi. Untuk itu, pihaknya telah mengganti dengan absensi  berbasis online menggunakan android. Setiap pegawai nantinya hanya bisa melakukan absensi di batas radius tertentu yang hanya berada di dalam kantornya. Dengan demikian setiap pegawai dipastikan hadir di kantor untuk melakukan absensi.

“Dengan menggunakan metode absensi berbasis online ini maka setiap pegawai tidak lagi bisa memanipulasi kehadirannya. Termasuk dengan ketepatan waktu melaksanakan absesnsi,” jelasnya.

Jika terdapat keterlambatan dalam melaksanakan absensi ia menegaskan semua akan terekam dengan jelas dalam Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) berbasis kinerja. “Jika tidak tepat waktu maka akan langsung berpengaruh pada TPP kinerjanya,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan Kasubag Protokol Yatiman, ia mengatakan dengan diterapkan metode tersebut tentu diharapkan adanya peningkatan pada kinerja setiap pegawai. Namun demikian ia mengakui metode tersebut juga masih terdapat kendala, salah satunya berkaitan dengan eror yang terjadi pada saat setiap pegawai melaksanakan absensi secara bersamaan di menit terakhir.

“Ada kendala yang terkadang terjadi, misalnya eror bahkan tidak terbaca absensi pegawai dikarenakan pegawai melaksanakan absensi diwaktu yang bersamaan di menit terakhir. Mungkin ini perlu ada peningkatan kemampuan server absensi,” pungkasnya.(adv/sb-06)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini