Provinsi Kaltim

Tingkatkan Minat Baca, SMPN 2 Balikpapan Terapkan Literasi Membaca Selama 20 Menit

35
×

Tingkatkan Minat Baca, SMPN 2 Balikpapan Terapkan Literasi Membaca Selama 20 Menit

Share this article
Para siswa sedang membaca di perpustakaan SMPN 2 Balikpapan

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Untuk meningkatkan minat baca siswa SMPN 2 alikpapan membuat program literasi membaca selama 20 menit setiap harinya. “Alhamdulillah dengan adanya program literasi membaca ini, minat baca murid SMPN 2 Balikpapan semakin bertambah,” kata Pustakawan SMPN 2 Balikpapan Sukma Siti Riani Putri kepada wartawan, Jumat (31/3/2023).

Selain, literasi membaca, lanjut Sukma, pihaknya juga memiliki program membaca senyap dan menceritakan kembali buku yang telah dibaca oleh para siswa. “Jadi nantinya siswa akan menceritakan kembali buku yang sudah dibaca dengan versi mereka masing-masing,” terangnya.
Ia mengaku, bahwa buku yang sering dibaca oleh siswa SMPN 2, yakni buku novel, kamus bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, serta buku tentang sejarah. Menurutnya, siswa SMPN 2, jarang sekali membaca di perpustakaan, mereka hanya meminjam buku untuk dibaca dirumah. Karena kita juga telah menyediakan buku baca di pojok baca yang ada di setiap kelas.
“Nantinya setiap dua Minggu sekali kami akan merolling buku bacaan yang ada di setiap pojok baca dari perpustakaan. Kami bekerjasama dengan wali kelas. Sehingga buku yang ada di pojok baca akan terbaca semua,” terangnya.
Dia menyampaikan, seharinya bisa 10 siswa meminjam buku di perpustakaan. Buku bacaan yang ada di perpustakaan ini, didapatkan dari siswa yang telah lulus sekolah. “Jadi selain dari siswa yang lulus sekolah, kami juga ada program koin cahaya ilmu, sehingga dari koin tersebut, kami akan membelikan buku bacaan yang update. Sehingga dari murid kembali ke siswa,” akunya.
Sedangkan, untuk buku pelajaran sekolah, Sukma menuturkan, bahwa pihaknya menganggarkan melalui dana BOS. Kita juga berharap agar siswa berkurang dalam membaca secara digital. Meski membaca digital diizinkan. “Meskipun diizinkan kami berharap, agar para siswa membaca menggunakan buku bukan dengan smartphone,” pungkasnya.(sb-02/adv/dpk-kaltim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *