by

TKBM Sumber Karya Pelabuhan Tana Paser Tolak Pencabutan SKB 2 Dirjen 1 Deputi

TANA PASER,suarabalikpapan.com-Rencana Pemerintah mencabut Surat Keputusan Bersama (SKB) 2 Dirjen dan 1 Deputi Tahun 2011 tentang Penataan dan Pembinaan Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan mendapat penolakan serentak di Indonesia.

Salah satunya Koperasi TKBM Sumber Karya Pelabuhan Tana Paser. Hal ini diungkapkan Ketua Koperasi TKBM Sumber Karya Pelabuhan Tana Paser yang juga Ketua Umum Inkop TKBM Pelabuhan HM Nasir SE di sela-sela rapat anggota tahunan Koperasi TKBM Sumber Karya Pelabuhan Tana Paser ke XXIX Tahun Buku 2022 di Hotel Bumi Paser Kecamatan Tanah Grogot, Senin (21/3/2022).

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri Kabiro Kementrian Koprasi dan UKM Hendra Saragi SH MH MKn, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Paser, Madju Simangunsong serta Sekretaris Disprindakop Kabupaten Paser Abdul Rasid.

Menurut Nasir, adanya rencana tersebut membuta resah seluruh Koperasi TKBM se Indonesia, pasalnya ada wacana Tim Setranas PK mengalihkan pengelolaan TKBM ke badan usaha lain. “Alhamdulillah sampai saat ini Induk Koperasi TKBM bersama aliansi serikat pekerja se Indonesia serta pembina di Kementrian Koprasi, menolak dengan tegas pencabutan SKB tersebut karena dianggap sepihak dan tidak profesional,” kata Nasir.

Pada prinsipnya, menurutnya,  Koperasi TKBM mendukung program-program pemerintah terkait regulasi terbaru untuk meningkatkan kesejahteraan TKBM di seluruh Indonesia namun tidak dengan mencabut SKB tersebut dan mengalihkan pengelolaan. “Dengan adanya dukungan dari para pembina di Kementrian Koperasi, yang sampai saat ini masih berperinsip kuat untuk menolak adanya keputusan tersebut, kami sangat mengapresiasi perjuangan tersebut,” ujarnya.

Ia berharap Pemerintah dapat meninjau kembali rencana tersebut. Pasalnya peran TKBM selama ini sangat baik untuk anak bangsa. “Intinya kami siap di bina dan diarahkan apabila ada regulasi yang baru untuk kesejahteraan para anggota,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut Nasir menjelaskan, rapat anggota tahunan Koperasi TKBM Sumber Karya Paser ke XXIX mengangkat Tema “Koperasi TKBM siap terhadap transformasi kearah ekonomi digital yang profesional dan berdaya saing”. Untuk itu, ia berharap rapat kali ini dapat berjalan lancar sehingga pengurus dan pengawas kedepannya selalu membuka lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan anggota di masa pandemi Covid-19 yang belum berakhir. “Meski masih dalam pandemi diharapkan para pengurus dapat membaca peluang terkait digitalisasi, terutama meningkatkan SDM para anggota dengan mengikuti berbagai pelatihan peningkatan SDM,” harapnya.

Sementara itu, Kabiro Kementrian Koperasi dan UKM Hendra Saragi SH MH MKn mengatakan, perubahan SKB tersebut mendapay banyak penolakan. Saat ini, Pemerintah sedang membahas dan belum ada keputusan final. “Alasan Pemerintah ingin melakukan perubahan tersebut dikarenakan adanya kajian dari Setranas PK dan ingin melakukan inefisiensi dan inproduktifitas di Pelabuhan,” katanya.

Namun demikian, lanjut Hendra dari pihak Kementerian Koprasi tetap mendorong  untuk dilakukan peningkatan kualitas SDM dan penataan kelembagaan Koperasi TKBM, sehingga kedepan kualitas dan kemampuan para anggota dapat lebih baik. “Sehingga apa yang menjadi tuntutan tersebut dapat dipenuhi,” pungkasnya.(sb-06)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita terkini