Kabupaten Paser

Wabup Masitah Ajak Maksimalkan Gerakan Merdeka Belajar

32
×

Wabup Masitah Ajak Maksimalkan Gerakan Merdeka Belajar

Share this article
Wakil Bupati Paser Hj Syarifah Masitah Assegaf memimpin upacara peringatan Hardiknas yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Paser, Selasa (2/5/2023).

TANA PASER,suarabalikpapan.com-Wakil Bupati Paser Hj Syarifah Masitah Assegaf memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas  di Halaman Kantor Bupati Paser, Selasa (2/5/2023). Dalam upacara tersebut diikuti jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Paser, anggota DPRD Paser,  para guru dan tenaga pendidik, siswa dan mahasiswa.

Wakil Bupati Paser Hj Syarifah Masitah Assegaf yang membawakan sambutan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) RI Nadiem Makarim mengatakan, selama tiga tahun terakhir, perubahan besar di dunia Pendidikan terjadi dari ujung barat sampai ujung timur Indonesia. Sebanyak 24 episode Kurikulum Merdeka Belajar yang sudah diluncurkan membawa para generasi muda semakin dekat dengan cita-cita luhur Ki Hadjar Dewantara, yaitu pendidikan yang menuntun bakat, minat, dan potensi peserta didik agar mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya sebagai seorang manusia. Para pelajar pada saat ini dapat  belajar dengan lebih tenang karena aktivitas pembelajaran mereka dinilai secara lebih holistik oleh gurunya sendiri beda dengan hal dahulu, para kepala sekolah dan kepala daerah yang dulu kesulitan memonitor kualitas pendidikannya sekarang dapat menggunakan data Asesmen Nasional di Platform Rapor Pendidikan untuk melakukan perbaikan kualitas layanan pendidikan.
“Para guru sekarang berlomba-lomba untuk berbagi dan berkarya dengan hadirnya Platform Merdeka Mengajar. Selain itu, guru-guru yang dulu diikat berbagai peraturan yang kaku sekarang lebih bebas berinovasi di kelas dengan hadirnya Kurikulum Merdeka,” kata Masitah.  
Masitah melanjutkan, Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran mendalam untuk mengembangkan karakter dan kompetensi untuk seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri pun, sekarang fokus pada mengukur kemampuan literasi dan bernalar. Pada jenjang Perguruan Tinggi, mahasiswa yang dulu hanya belajar teori di dalam kelas sekarang bisa mencari pengetahuan dan pengalaman di luar kampus dengan hadirnya program-program Kampus Merdeka.
Sedangkan dari segi pendanaan, pencairan langsung dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) ke sekolah dan pemanfaatannya yang lebih fleksibel telah memberikan keleluasaan bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Dengan perluasan program beasiswa, kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Perguruan Tinggi sekarang jauh lebih terbuka, dukungan dana padanan untuk mendanai riset juga telah melahirkan begitu banyak inovasi yang bermula dari kolaborasi,” ujarnya.
Selain itu, kata Masitah, mekanisme Dana Indonesiana yang fleksibel dapat mewadahi gagasan-gagasan kreatif para seniman dan pelaku budaya sehingga mampu menghasilkan karya-karya hebat yang mendukung kemajuan kebudayaan.
“Mari kita ingat bahwa bersama-sama kita telah membuat sejarah baru dengan gerakan Merdeka Belajar Transformasi yang masif ini sudah sepatutnya dirayakan dengan penuh syukur dan semarak, karena  semuanya adalah hasil dari kerja keras dan kerja sama kita,” imbuhnya. Menurutnya, Hardiknas tahun ini, adalah waktu yang tepat untuk merefleksikan kembali setiap tantangan yang sudah dihadapi, juga setiap langkah berani yang sudah diambil. “Dengan merefleksikan hal-hal yang telah dilakukan sepanjang tiga tahun terakhir, dapat merancang arah perjalanan ke depan,” ujarnya.
Masitah berharap dengan adanya Merdeka Belajar, para pelajar bisa merasakan kemerdekaan dalam belajar, sehingga bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mewujudkan visi misi Paser MAS yakni Paser yang Maju, Adil, Sejahtera. Perjalanan pendidikan harus dilanjutkan, perjuangan mesti diteruskan, agar semua anak bisa merasakan kemerdekaan yang sebenar- benarnya dalam belajar dan bercita-cita.  
“Mari kita semarakkan hari ini dengan semangat untuk meneruskan perwujudan Merdeka Belajar, mendidik generasi pelajar pancasila yang cerdas berkarakter, dan membawa Indonesia melompat ke masa depan dengan pendidikan yang memerdekakan,” tambahnya.(sb-06/adv/kominfo-psr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *