TANA PASER,suarabalikpapan.com-Dalam rangka pemetaan kawasan rawan narkoba dan sinergitas program pemberdayaan alternatif serta pencegahan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Paser, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Paser menggelar rapat kerja (Raker) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kaltim, di Ruang Rapat Telake Sekretariat Pemkab Paser, Rabu (8/3/2023).
Wabup Masitah Bahas Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Paser
Rapat dipimpin Wakil Bupati yang juga Ketua BNK Paser Hj Syarifah Masitah Assegaf didampingi Koordinator Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kaltim, Dra Risma Togi dan jajarannya perangkat daerah terkait se Kabupaten Paser.
Wakil Bupati Hj Syarifah Masitah Assegaf mengatakan, dari 139 Desa di Kabupaten Paser, Desa Batu Kajang Kecamatan Batu Sopang terpilih menjadi Desa Bersih Narkoba (Bersinar) pada tahun 2023, di harapkan kepada para jajaran dinas, instansi dan lembaga terkait untuk membantu suksesnya acara Desa Bersinar.
“Kami harapkan para pihak terkait dapat membantu mensukseskan program Desa Bersinar ini,” kata Masitah disela-sela kegiatan.
Saat ini Kabupaten Paser lanjut Masitah, masuk dalam 4 besar daerah di Kaltim kasus tertinggi dalam penyalahgunaan Narkotika setelah Samarinda, Balikpapan, dan Bontang. Paser saat ini masuk zona merah, maka diperlukan komitmen bersama dalam menumpas peredaran narkotika di lingkungan masyarakat. “Kami harapkan semua pihak dapat saling bersinergi dalam upaya menekan angka peredaran Narkoba di Paser,” harapnya (sb-06/adv/kominfo-psr)












