Kabupaten Paser

Wabup Masitah Hadiri Rakernas APPSI, Sampaikan Pesan Presiden Jokowi di

26
×

Wabup Masitah Hadiri Rakernas APPSI, Sampaikan Pesan Presiden Jokowi di

Share this article
Wakil Bupati Paser Hj Syarifah Masitah Assegaf saat menghadiri Rakernas APPSI 2023 di Hotel Novotel Balikpapan, pada Kamis (23/2/2023).

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI)  2023 di Hotel Novotel Balikpapan, Kamis (23/2), Menurut Wakil Bupati Paser Hj. Syarifah Masitah Assegaf, ada beberapa poin penting disampaikan Presiden RI Joko Widodo, diantaranya peningkatan pertumbuhan ekonomi di daerah seperti belanja even seni dan olahraga. “Poin pertamanya  agar belanja masyarakat seperti even seni dan olahraga jangan ditahan-tahan karena bagus untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi,” kata Masitah, lewat ponselnya, Kamis (23/2/2023).

Masitah melanjutkan, untuk poin kedua, even seni dan olahraga diperkirakan kurang 3.000 even pada tahun 2023,  jadi izin-izin even tersebut jangan dihambat pasalnya menyangkut masalah perputaran ekonomi, anggaran sebesar Rp690 Triliun dapat tertunda.
“Karna ini menyangkut belanja masyarakat yang perlu ditingkatkan, jadi Pemkab Paser  diminta membantu dalam hal ini,” ujarnya.
Untuk poin selanjutnya kata Masitah terkait wisata di daerah yang juga harus dibuka, UMKM digiatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi tetap terjaga, tak hanya itu, hilirisasi di segala sektor di daerah bukan hanya ditambang, namun sektor pertanian, perikanan dan perkebunan pasalnya masalah pangan sangat penting diperhatikan untuk mengantisipasi elnino, Idulfitri dan kondisi geopolitik. “Pemerintah Daerah diminta terus melakukan kontrol pasar, kontrol kenaikan harga bahan pokok karena ini menyangkut inflasi, salah satunya kenaikan harga beras,” jelasnya.
Masitah melanjutkan, untuk poin selanjutnya yakni belanja produk dalam negeri harap ditingkatkan pasalnya terdapat  peluang sebesar Rp762,7 triliun, dan pemerintah daerah diminta harus membantu membelanjakan APBD-nya untuk produk dalam negeri. Selanjutnya  perkuat iklim investasi, permudah perizinan dan bila perlu hanya hitungan jam saja.
“Jadi segala perizinan tak perlu dipersulit yang ingin berinvestasi di daerah,” imbuhnya.
Masitah menambahkan permasalahan stunting juga menjadi poin penting yang dilakukan, Pemkab Paser diharapkan agar dapat melakukan pengecekan serta monitor agar setiap tahunnya mengalami penurunan, dan yang terahir masalah nasib tenaga honorer. “Untuk urusan tersebut sampai saat ini masih digodok, namun Pemerintah mengupayakan  mencarikan jalan yang terbaik terbaiknya,” tambahnya.(sb-06/adv/kominfo-psr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *