Kota Balikpapan

Personel Satuan Polairud Polresta Balikpapan Bantu Evakuasi Kapal Feri KMP Muchlisa

348
×

Personel Satuan Polairud Polresta Balikpapan Bantu Evakuasi Kapal Feri KMP Muchlisa

Share this article
Kapal Feri KMP Muchlisa tenggelam di Teluk Balikpapan saat menyeberang menuju Penajam. Tim SAR dan Polairud masih melakukan evakuasi korban dan pencarian penumpang yang hilang.

BALIKPAPAN, suarabalikpapan.com – Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Muchlisa dilaporkan tenggelam di perairan Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Senin sore (5/5/2025) sekitar pukul 15.30 WITA. Kapal feri tersebut berangkat dari Pelabuhan Kariangau, Balikpapan menuju Pelabuhan Penajam dengan membawa penumpang dan kendaraan.
Menurut laporan resmi, kapal mengangkut 23 penumpang, 18 anak buah kapal (ABK), serta sekitar 15 kendaraan kecil dan beberapa kendaraan besar. Insiden terjadi hanya sekitar 200 meter dari daratan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Kapal KMP Muchlisa bertolak dari Balikpapan pada pukul 14.00 WITA dan tiba di perairan PPU sekitar pukul 15.00 WITA. Saat hendak sandar, mesin kiri kapal mengalami kerusakan. Setelah dilakukan pengecekan, ditemukan bahwa as propeller patah, menyebabkan mesin mati total. ABK segera meminta bantuan ke PT Ferry 3 Anugerah untuk mengandaskan kapal, namun upaya itu gagal. Tak lama kemudian, kapal pun tenggelam.
Tim SAR gabungan, termasuk personel Satuan Polairud Polresta Balikpapan, Basarnas, serta BPBD Kabupaten PPU, segera diterjunkan ke lokasi kejadian. Hingga kini, proses evakuasi masih berlangsung. Dua orang penumpang masih dinyatakan hilang dan diduga terjebak di dalam badan kapal yang karam.
“Pencarian dilakukan dengan menyelam ke bangkai kapal dan menyisir permukaan laut menggunakan kapal patroli dan peralatan SAR,” kata Ipda Sangidun, Kasi Humas Polresta Balikpapan.
Untuk mendukung proses informasi dan evakuasi, posko darurat didirikan di Pelabuhan Semayang Balikpapan. Masyarakat yang merasa memiliki keluarga dalam perjalanan tersebut diminta segera menghubungi posko.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mengecek keberadaan anggota keluarga yang mungkin ikut dalam perjalanan tersebut dan segera melapor ke posko jika belum ditemukan,” ujar Ipda Sangidun.
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Anton Firmanto melalui jajarannya juga mengingatkan pentingnya mematuhi prosedur keselamatan dalam transportasi laut.
Kepala Pelaksana BPBD PPU, Muhammad Sukadi Kuncoro, menyebut kebocoran dan kerusakan mesin menjadi penyebab utama tenggelamnya kapal KMP Muchlisa. Kapal tersebut kini berada di dasar laut Teluk Adang, masih dalam proses pencarian dan evakuasi intensif oleh tim gabungan.
Pihak berwenang mengimbau warga untuk tidak mendekati lokasi kejadian demi kelancaran proses penyelamatan dan investigasi.(sb-01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *