DPRD Kaltim

Ananda Emira Moeis Sambut Kajati Baru Kaltim, Tegaskan Dukungan DPRD untuk Supremasi Hukum

191
×

Ananda Emira Moeis Sambut Kajati Baru Kaltim, Tegaskan Dukungan DPRD untuk Supremasi Hukum

Share this article
Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, menyambut Kajati baru Supardi di Balikpapan. DPRD Kaltim siap bersinergi dalam memperkuat penegakan hukum dan tata kelola pemerintahan yang bersih.

BALIKPAPAN, suarabalikpapan.com — Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, menghadiri prosesi penyambutan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kaltim yang baru, Supardi, di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan pada Jumat (18/7/2025). Kehadiran Ananda mencerminkan dukungan penuh lembaga legislatif terhadap penguatan sistem hukum dan penegakan keadilan di Kalimantan Timur.
Dalam sambutannya, Ananda mengucapkan selamat datang kepada Supardi dengan penuh penghormatan. Ia menyatakan harapannya agar kehadiran Kajati baru mampu menciptakan sinergi yang kuat antara kejaksaan dengan seluruh elemen pemerintah dan masyarakat.
“Kami berharap Kajati yang baru ini mampu mendorong sinergi yang kuat bersama Pemda, TNI, Polri, penegak hukum, dan masyarakat,” ujar Ananda.
Lebih lanjut, Ananda menekankan pentingnya integritas, dedikasi, dan ketegasan dalam menjaga supremasi hukum di Kalimantan Timur. Ia juga memberikan apresiasi kepada pejabat Kajati sebelumnya atas pengabdian dan kontribusinya selama menjalankan tugas.
Supardi, yang lahir pada 28 April 1971, merupakan jaksa senior yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur III Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen di Kejaksaan Agung. Ia ditunjuk sebagai Kajati Kaltim berdasarkan Keputusan Jaksa Agung Nomor 382 Tahun 2025 tertanggal 3 Juli 2025.
Dengan latar belakang dan pengalaman yang kuat di bidang intelijen kejaksaan, kehadiran Supardi di Kaltim diharapkan mampu membawa semangat baru dalam membangun sistem hukum yang adil, responsif, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Sikap terbuka DPRD Kaltim terhadap institusi kejaksaan menegaskan komitmen legislatif dalam memperkuat tata kelola hukum yang transparan dan akuntabel.
“Kolaborasi antara lembaga legislatif dan aparat penegak hukum menjadi strategi penting dalam menciptakan lingkungan hukum yang kredibel dan berintegritas,” pungkas Ananda Emira Moeis.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *