by

Abdulloh Ajak Masyarakat Balikpapan Patuhi Prokes Bantu Pemerintah Pulihkan Ekonomi

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-DPRD Kota Balikpapan menggelar rapat paripurna istimewa dalam rangka HUT ke-125 Kota Balikpapan dengan tema “Balikpapan Gotong Royong, Balikpapan Nyaman” di Ballroom Hotel Novotel Balikpapan, pada Rabu (7/2/2022) pagi.

Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Abdulloh ini di laksanakan secara terbatas dihadiri kurang lebih 200 undangan dengan menerapkan protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19.

Ketua DPRD Abdulloh dalam sambutannya mengatakan, HUT ke-125 Kota Balikpapan mengusung  tema “Balikpapan Gotong Royong, Balikpapan Nyaman” bermakna mengajak seluruh elemen masyarakat bahu membahu membangun Kota Balikpapan menjadi kota yang nyaman untuk dihuni.

Untuk itu, Ia mengajak masyarakat Balikpapan agar bersungguh-sungguh menerapkan prokes guna memutus mata rantai Covid guna memulihkan perekonomian Balikpapan yang berkelanjutan sebagai kota penyangga Ibu Kota Negara (IKN).

“Jangan sampai keberadaan IKN ini, Kota Balikpapan sebagai penyangga ibu kota baru hanya sebagai penonton di rumah sendiri. Menjadi kota yang nyaman dihuni hal ini tidak mudah butuh perencanaan yang matang serta mendapat dukungan dari pemerintah,” ujar Abdulloh.

Ketua DPRD Abdulloh dan Wali Kota Rahmad Mas’ud berfoto bersama di sela-sela rapat paripurna istimewa HUT ke-125 Kota Balikpapan di Ballroom Hotel Novotel

Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud yang hadir dalam kegiatan ini mengatakan, keterpaduan dalam penanganan Covid-19 tetap harus dilanjutkan dengan terus memperkuat solidaritas dan kebersamaan sosial dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi.

“Langkah-langkah percepatan pemulihan ekonomi ini harus didukung oleh seluruh unsur masyarakat tanpa memandang suku, agama, ras dan golongan,” ujar Rahmad.

Mengenai tema HUT Kota kali ini, menurut Rahmad, memiliki makna masyarakat kota Balikpapan yang bersifat heterogen diharapkan tetap menjalin persatuan dan kesatuan tanpa memandang adanya perbedaan suku, agama, ras dan antar golongan (sara), yang saling bergotong royong dalam membangun kota Balikpapan, sehingga tercipta perasaan aman, senang, tenang dan nyaman untuk tinggal dan beraktivitas di Kota Balikpapan. “Selain itu, Kota Balikpapan terus mengembangkan aktivitas jasa dan industri secara lebih luas sebagai kota perdagangan dan pariwisata yang bukan hanya berskala regional Kalimantan, namun juga berskala nasional hingga internasional,” harap Rahmad.(sb-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita terkini