by

Aji Muhammad Jarnawi Ajak Warga Paser Tanam Porang

TANAH PASER,suarabalikpapan.com-Anggota DPRD Kabupaten Paser yang juga Sultan Paser, YM Sultan Aji Muhammad Jarnawi, mengajak masyarakat Paser untuk bersama-sama membudidayakan porang.

“Tanaman porang ini diharapkan mampu meningkatan perekonomian masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD)  Kabupaten Paser,” kata Sultan Paser  bergelar Sultan Muhammad Almasyah III, kepada media ini, saat penanaman perdana porang di area Kesultanan Paser, Desa Sangkuriman, Kecamatan Pasir Belengkong, pada Minggu (4/4/2021).

Ia mengatakan tanaman porang memiliki nilai jual yang tinggi di pasar ekspor, maka ia mengajak masyarakat Paser bertanam porang, untuk mewujudkan masyarakat mandiri secara ekonomi.

“Porang punya harga yang mahal. Secara geografis tanaman ini mudah tumbuh di Paser karena tanahnya sangat subur sehingga sangat cocok untuk ditanami porang,” ujarnya.

Menurutnya Porang, bisa dimanfaatkan sebagai bahan makanan dan juga sebagai bahan baku pembuatan kosmetik. Dikatannya, permintaan pasar akan kebutuhan porang dunia sangat besar, untuk itu, ia menegaskan bahwa masyarakat Paser tidak perlu ragu dimana akan menjual hasil panennya.

“Hari ini (Senin 5 April), kami telah melakukan perjanjian kerjasama dengan perusahaan yang siap membeli umbi porang dalam skala besar, dan harga umbi porang per hari ini  mencapai Rp6 sampai Rp8 ribu perkg, dengan usia tanam hingga panen relatif singkat. Jadi, tidak perlu ragu untuk menanam,”ucapnya.

Ia menambahkan Kesultanan Paser telah menyiapkan 200 hektar lahan yang siap untuk ditanami porang.Ia menegaskan jika tanaman porang bukan pengganti kelapa sawit, yang saat ini menjadi sumber penghasilan utama, bagi mayoritas warga Paser, karena porang, dapat ditanam di sela-sela tanaman kelapa sawit dan tidak perlu perlakuan khusus dalam perawatan.

“Mudah-mudahan ini menjadi ikhtiar kita bersama, dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Paser,” pungkasnya.(sb-06)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini