by

Aliansi Masyarakat Paser Desak Oknum yang Memukul PKL Buah Diberi Sanksi

TANA PASER,suarabalikpapan.com-Pemerintah Kabupaten Paser menggelar rapat mediasi dengan sekelompok warga yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Paser, di ruang rapat Kantor Bupati, pada Senin (23/8/2021). Rapat membahas terkait pemukulan oleh oknum Satgas Covid-19 Kabupaten Paser kepada Aat Sofian PKL buah yang berjualan di kawasan Siring Kandilo, Kecamatan Tanah Grogot, saat operasi yustisi, pada Rabu (18/8/2021) malam.

Rapat dihadiri Wakil Bupati Hj Syarifah Masitah Assegaf, Sekda Katsul Wijaya, Kapolres Paser Eko Susanto, Dandim 0904 Paser Widya Wijanarko.

Iwan Bima dari perwakilan Aliansi Masyarakat Paser mengatakan, kedatangan mereka untuk meminta keadilan kepada Pemkab Paser untuk memberikan sanksi kepada oknum Satgas Covid-19 yang telah melakukan aksi pemukulan.

“Kami datang ke tempat ini hanya meminta keadilan terhadap saudara kami yang mengalami pemukulan oleh oknum petugas Satgas Covid-19,” kata Iwan Bima.

Menanggapi permintaan tersebut Wakil Bupati Hj Syarifah Masitah Assegaf mengatakan, sesuai dengan arahan Bupati dr Fahmi Fadli bahwa beliau akan mengambil langkah-langkah bijak terhadap peristiwa ini.

“Kami juga telah menanyakan kepada Bapak Kapolres, dapatkah permasalahan ini selesai dalam dua hari kedepan dan Pak Kapolres menyanggupinya. Saat ini ada 12 saksi yang telah dipanggil untuk dimintai keterangan terkait peristiwa ini,” ucapnya.

Lanjut Masitah, sesuai pesan Bupati bahwa peristiwa ini tidak ada yang ditutup-tutupi dan oknum yang melakukan aksi kekerasan tersebut segera mengakui kesalahannya.

“Tidak ada yang ditutup-tutupi kami di sini tidak tinggal diam kami akan mengawal terus kasus ini sampai tuntas. Bagi oknum yang melakukan Tindakan itu harus mengakui secara jentelmen dan kami akan membawanya kepada korban untuk meminta maaf dan pasti diproses secara hukum,” pungkasnya.(sb-06)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini