by

Antisipasi Lonjakan Covid, Fasilitas Publik Ditutup Dua Minggu

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Pemkot Balikpapan terus melakukan upaya-upaya pencegahan meluasnya penyebaran Covid-19. Baru-baru ini, Wali Kota Balikpapan telah mengeluarkan surat edaran pembatasan kegiatan masyarakat. Hal ini disampaikan Wali Kota di Bandara SAMS Sepinggan, Selasa (23/6/2021)  

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, ada beberapa poin penting pada surat edaran tersebut, meliputi pembatasan wahana permainan anak-anak, ice skating, fasilitas umum, lokasi pembangunan angkatan laut, halaman Dome, Tennis Indoor, kawasan yang biasa dipakai berolahraga Grand City, Taman Tiga Generasi, Taman Bekapai, Taman Lalin Sepinggan dan juga fasilitas kolam renang ditutup selama 14 hari. “Selain itu, jam operasional THM dibatasi menjadi 4 jam dan wajib ditutup pukul 24.00 wita,” kata Rahmad. ⠀

Kemudian, kegiatan undangan seperti resepsi pernikahan diimbau ditunda sampai 14 hari kedepan, kecuali akad nikah diperbolehkan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Jika resepsi tidak dapat ditunda dan telah mendapat rekomendasi dari satgas covid-19 Kota Balikpapan sebelumnya, maka hanya boleh dengan persyaratan 25 persen dari kapasitas gedung, durasi waktu 2 jam, serta tidak menyajikan prasmanan namun digantikan dengan nasi box. Apabila acara pernikahan dilaksanakan di lokasi perumahan undangan hanya 100 orang saja tanpa ada kursi dan meja saji,” terangnya. ⠀

Di bidang pendidikan wajib dilaksanakan secara daring. Untuk belajar tatap muka masih akan menunggu evaluasi pada tanggal 9 Juli 2021 nanti. Hal lainnya yang menjadi poin tambahan adalah lansia dan anak-anak diharapkan tidak berada dan bermain diluar rumah dikarenakan rentan tertular penyakit untuk saat ini.⠀

“Kebijakan PPKM Mikro pun diperpanjang, kini sudah mencapai PPKM Mikro yang ke-9 selama 14 hari dimulai dari hari ini tanggal 21 Juni sampai 4 Juli 2021,” ujarnya.⠀ Usai jumpa pers Wali Kota dan rombongan meninjau rapid antigen secara acak di pintu kedatangan bandara Sepinggan yang telah dijaga oleh petugas bandara dan Satpol PP. Penumpang yang hanya mempunyai surat keterangan Genose tetap diwajibkan untuk di tes swab antigen jika akan menetap di Kota Balikpapan. Swab antigen secara acak ini dilakukan untuk memastikan pintu masuk Kota Balikpapan melalui jalur udara dan laut dapat terjaga guna menekan penyebaran covid-19 di Balikpapan.(sb-02)⠀

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini