by

Balikpapan PPKM Level 2, Wali Kota Bisa Fokus Pemulihan Ekonomi, Perbaikan RTH, dan Ruang Publik

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Penurunan status PPKM Kota Balikpapan dari level 4 ke level 2 menunjukan kinerja positif dari pemerintah kota dengan dukungan seluruh elemen masyarakat dalam penanganan Covid-19.

Menurut pemerhati kota Deddy Ridwan, turunnya level tersebut membuat beban Pemkot Balikpapan sedikit berkurang sehingga Wali Kota Rahmad Mas’ud dan jajaranya bisa fokus dalam pemulihan ekonomi, terutama memaksimalkan sumber pendapatan asli daerah (PAD) untuk membiayai kegiatan pembangunan.

“Jadi saya melihat turunnya level PPKM membuat Wali Kota Rahmad Mas’ud dan jajaranya bisa fokus berinovasi dalam pemulihan ekonomi sekaligus meningkatkan PAD hingga penataan RTH dan ruang publik,” ujar Deddy kepada media ini, di salah satu rumah makan, di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (7/10/2021).

Diakui Deddy, APBD Kota Balikpapan memang merosot sebab adanya refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 sehingga banyak proyek infrastruktur yang dipangkas. Namun menurutnya, masih banyak cara untuk memberikan pelayanan  terbaik bagi masyarakat meskipun anggaran minim. Yaitu dengan cara menata ruang publik terutama ruang terbuka hijau (RTH) seperti taman kota hingga jalan-jalan protokol.

Ia mencontohkan beberapa kepala daerah yang dinilai sukses oleh masyarakat memimpin daerahnya karena mampu menata ruang publik dan RTH di wilayahnya terkhusus di perkotaan. Mereka adalah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah serta Wali Kota Balikpapan Imdaad Hamid lewat program Clean Green and Healthy (CGH).

“Wali Kota Risma mampu mengubah kawasan kumuh Surabaya menjadi hijau, Ridwan Kamil menata taman-taman kota di Bandung menjadi cantik, Ahok juga menata taman-taman kota, RTH serta bantaran sungai yang kumuh di Jakarta sehingga masyarakat senang. Begitu juga Nurdin Abdullah yang sukses menata RTH di Kabupaten Bantaeng hingga menjadi Gubernur. Begitu juga Pak Imdaad yang sukses meraih beberapa penghargaan lingkungan hidup dengan program CGH,” ujar Deddy.

Taman 3 Generasi yang terletak di Kelurahan Sepinggan Balikpapan Selatan sering digunakan warga untuk bersantai. Apalagi saat cuaca panas banyak warga berteduh di taman ini

Mengapa sejumlah kepala daerah ini dinilai sukses oleh masyarakat? Menurut Deddy, pada umumnya orang Indonesia menilai seseorang dengan apa yang bisa dilihat. Padahal, sebenarnya kunci sukses seorang kepala daerah ketika ia mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Tetapi tolok ukur pertumbuhan ekonomi daerah tidak bisa dilihat secara langsung oleh masyarakat. Sehingga mereka hanya bisa melihat hal baik di depan mata. Makanya keberhasilan beberapa kepala daerah dalam menata RTH atau ruang publik membuat mereka mendapat apresiasi dari masyarakat. Bahkan dua kepala daerah menjadi gubernur yakni Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat dan Nurdin Abdullah Gubernur Sulsel. Bahkan Ahok kalau tidak tertimpa kasus bisa menjadi Gubernur DKI definitif. Begitu juga Bu Risma yang menjadi Mensos,” ujar pensiunan pekerja migas internasional ini.

Lalu bagaimana dengan RTH dan ruang publik di Balikpapan? Menurut Deddy masih banyak yang perlu ditata dan dibenahi seperti taman-taman kota serta jalan-jalan trotoar yang telah dipakai oleh pedagang untuk berjualan. Kemudian ada median jalan dan trotoar kelihatan kusam sehingga perlu dibersihkan lalu dicat kembali supaya kelihatan cantik. Menurutnya penataan RTH dan ruang publik ini cost atau biayanya tidak terlalu besar dibanding bangun gedung baru karena yang dibutuhkan hanya komitmen dari kepala daerah mau apa nggak.

“Tapi saya kira Pak Rahmad sudah mulai menata. Saya lihat mulai dilakukan penataan pasar-pasar tradisional, taman tiga generasi Sepinggan dan lainya. Saya kira ini baik untuk kenyamanan seluruh masyarakat Balikpapan, seperti di Singapura dan Malaysia. Ya, kalau ada pro kontra saya kira itu biasa yang penting tujuanya baik demi Kota Balikpapan yang nyaman dihuni oleh masyarakat,” pungkasnya.(sb-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini